Penulis Utama : Guna Saroyo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.03107056
Tahun : 2010
Judul : Laporan Magang di Pt. Maya Food Industries Pekalongan - Jawa Tengah (Proses Produksi Mackerel/Sardines)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Pertanian - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prog Teknologi Hasil Pertanian-H.1307503-2010
Subyek : SARDINES
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Pangan merupakan sumber energi dan berbagai zat gizi untuk mendukung hidup manusia, tetapi pangan dapat juga menjadi wahana bagi unsur pengganggu kesehatan manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan keamanan pangan salah satunya dengan pengawasan mutu. Kegiatan magang ini mempunyai tujuan umum dan khusus. Tujuan umum antara lain meningkatkan pengetahuan mahasiswa, memeperluas wawasan dan pengetahuasn berfikir serta memperoleh pengalaman kerja secara langsung. Tujuan khususu antara lain agar mahasiswa lebih menetahui, mempelajari, dan mengerti aktivitas, pola kerja, serta proses pengawasan produk pangan. Kegiatan magang ini dilaksanakan pada bulan April 2009 dengan menggunakan metode wawancara, observasi, pencatatan, dan studi pustaka. Teknik pengalengan ikan Sardines dan Mackerel dalam saus tomat, pada dasarnya mempunyai prinsip yang hampir sama, yang membedakannya adalah jenis bahan baku yang digunakan, dimana jenis ikan Sardines, misal ikan lemuru memiliki tekstur daging yang lunak dan mudah hancur sehingga kulit mudah mengelupas dan ikan mudah busuk karena sinar matahari. Oleh karena itu diperlukan penanganan dan perlakuan yang mampu menjaga kesegaran dan mutu bahan baku agar tetap baik. Penanganan terhadap bahan baku di PT. Maya Food Industries sudah cukup baik, akan tetapi terdapat beberapa perlakuan kasar dari pekerja terhadap bahan baku pada saat dilakukan pembongkaran. Pengalengan adalah salah satu cara untuk mengawetkan bahan pangan agar mempunyai daya simpan yang lama melalui proses sterilisasi dengan menggunakan suhu tinggi berkisar 110 0C-120 0C dengan lama pemanasan antara 80-90 menit. Proses sterilisasi di perusahaan ini menggunakan retort horizontal dengan suhu dan lama waktu pemanasan yang berbeda-beda untuk setiap jenis produk tergantung dari jenis ikan dan ukuran kaleng yang digunakan. Perlakuan panas yang diberikan pada proses sterilisasi akan memberikan kondisi sterilisasi komersial yang akan merusak semua sel dan membunuh spora yang tidak tumbuh pada suhu ruang tanpa merusak mutu sensori produk panan tersebut.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Guna Saroyo.H03107056.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Bambang sigit A, MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian