Penulis Utama : Didid Wahyu Nugroho
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.0107042
Tahun : 2011
Judul : Hasil rimpang dan kandungan kurkumin enam klon unggul lokal temulawak (curcuma xanthorrhiza roxb.) di Kabupaten Sragen
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Pertanian - 2011
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Pertanian Jur Pertanian-H.0107042-2011
Subyek : RIMPANG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan tanaman obat yang perlu dilestarikan dan ditingkatkan hasilnya. Temulawak mengandung senyawa kurkumin yang berfungsi sebagai menetralkan racun, menghilangkan rasa nyeri sendi, menurunkan kadar kolesterol darah, mencegah pembentukan lemak dalam sel hati dan sebagai antioksidan . Kurkumin adalah suatu zat yang terdiri atas campuran komponen senyawa yang bernama kurkumin dan desmetoksi kurkumin, mempunyai warna kuning atau kuning jingga, berbentuk serbuk dengan rasa sedikit pahit, larut dalam aseton, alkohol, asam asetat glasial, dan alkali hidroksida. Kurkumin tidak larut dalam air dan dietileter. Kurkumin mempunyai aroma khas, tidak bersifat toksik. Pengembangan dan penelitian lebih lanjut tentang temulawak perlu dilakukan untuk mendapatkan jenis temulawak dengan kandungan kurkumin tertinggi. Pulau Jawa menjadi sasaran utama dalam pengembangan klon-klon unggul temulawak tersebut sehingga perlu dilakukan pengujian multi lokasi sehingga didapatkan temulawak unggul nasional. Penelitian diatur berdasarkan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), menggunakan jenis klon unggul sebagai faktor tunggal. Klon unggul hasil seleksi terdiri atas klon Sragen, Jember, Sumenep, Pasuruan, Blitar, dan Malang. Analisis data dilakukan dengan Uji F pada taraf 5% dan apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa klon Malang memiliki rata-rata jumlah daun tertinggi sebesar 20,41 buah. Jumlah anakan tertinggi terdapat pada klon Pasuruan dengan rata-rata 3,17 buah, namun persentase jumlah anakan tertinggi terdapat pada klon Malang 79,65%. Berat rimpang segar tertinggi pada klon malang sebesar 23,71 ton.ha-1. Klon unggul Sumenep memiliki kandungan kurkumin terbaik dibandingkan dengan lima klon unggul temulawak yang lainya sebesar 1,25%. Klon Unggul Sumenep perlu direkomendasikan karena memliki kandungan kurkumin yang tertinggi.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
DIDID WAHYU NUGROHO H 0107042.pdf
IMAGE0015.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Eddy Tri Haryanto, MP
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian