Penulis Utama : Tunjung Ady Permana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H. 0107093
Tahun : 2012
Judul : Pengaruh populasi dan jumlah tingkat kaleng cat terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (allium ascalonicum l. ) sistem vertikultur
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Agronomi-H. 0107093-0212
Subyek : BAWANG MERAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi jumlah tingkat dan populasi tanam yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan hasil maksimal bawang merah dengan sistem vertikultur kaleng cat. Penelitian ini di laksanakan di Dukuh Wangkah, Gedangan, Grogol, Sukoharjo pada bulan Mei 2011 – Juli 2011. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkaap (RAKL) dengan 2 (dua) faktor perlakuan. Faktor pertama adalah populasi yaitu, 24 populasi, 20 populasi, 18 populasi, 15 populasi. Faktor kedua adalah jumlah tingkat yaitu, 10 tingkat, 8 tingkat, 6 tingkat. Pelaksanaan penelitian ini meliputi persiapan tempat tanam, persiapan lahan, pembuatan media dan penyusunan kaleng cat, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan. Variabel pengamatan meliputi pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun) dan hasil (diameter umbi, panjang umbi, persentase tanaman hidup, berat basah tanaman per sampel, berat kering tanaman per sampel, berat basah per tegakan dan berat kering per tegakan). Analisis data menggunakan analisis ragam dengan uji F taraf 5% dan 1%. Apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda dengan uji Duncan’s (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tingkat tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan, tetapi memberikan peningkatan terhadap hasil bawang merah per tegakan. Populasi 15 per kaleng memberikan hasil paling tinggi pada panjang daun, diameter umbi (1,71 cm), berat basah per sampel, dan berat kering per sampel. This study aims to obtain the combination number of levels and number of planting holes that can stimulate growth and achieve maximum yield of shallot with verticultur paint cans system. The research was conducted in Hamlet Wangkah, Gedangan, Grogol, Sukoharjo in May 2011 - July 2011. This study uses Randomzed Completely Block Design (RCBD) with 2 (two) treatment factors. The first factor is population, 24 population, 20 population, 18 population, 15 population. The second factor is the level number is 10 levels, 8 levels, 6 levels. Implementation of the study include the planting site preparation, land preparation, media preparation and compilation of paint cans, planting, maintenance and harvesting. Variables include the observation of plant growth (plant height, leaf number and leaf area) and yield (tuber diameter, tuber length, percentage of live plants, wet weight of plants per sample, dry weight of plants per sample, per stand wet weight and dry weight per stand) . Analysis of data using various analysis with the F test level of 5% and 1%. If there is a real difference followed by a multiple range test with Duncan test (DMRT) level of 5%. The results showed that high levels doesn`t give efect for plant growth, but increasing value shallot weight per stand. Population 15 can give the highest yield on tuber diameter (1,71 cm), fresh weight of plants per sample and the dry weight of plants per sample.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0020.JPG
TUNJUNG ADY PERMANA H 0107093.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Wartoyo SP., MS
2. Ir. Trijono DS., MP.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian