Penulis Utama : Sri Sumi Handayani
NIM / NIP : D0205126
× Media massa memiliki kekuatan memengaruhi pemikiran dan pemahaman masyarakat melalui pemberitaan. Pengaruh media massa menjangkau massa tidak terbatas. Dalam peliputan peristiwa politik, media massa memiliki posisi sebanding dengan fungsi dan peran partai politik. Elite politik memanfaatkan kekuatan media massa demi meluluskan kepentingan. Namun media massa tidak sekadar memfasilitasi kekuatan elite politik melainkan berperan mendinamisasi kehidupan lembaga politik dan menjadikan masyarakat sebagai subjek pemberitaan. Media massa tidak tunduk pada mekanisme politik dalam memenuhi kebutuhan informasi melainkan pengawas yang netral. Penelitian ini merupakan studi kualitatif menggunakan analisis framing model Pan dan Kosicki terhadap pemberitaan Harian Umum SOLOPOS dan Joglosemar terkait isu Pemilihan Kepala Daerah Kota Surakarta Tahun 2010. Tujuan penelitian ialah mengetahui kontruksi realitas yang dibangun Harian Umum SOLOPOS dan Joglosemar terhadap isu Pemilihan Kepala Daerah Kota Surakarta Tahun 2010. Lebih lanjut peneliti mencari tahu sikap jurnalisme politik Harian Umum SOLOPOS dan Joglosemar terhadap pemberitaan peristiwa politik pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Surakarta Tahun 2010. Ada dua esensi utama dalam framing, yaitu bagaimana peristiwa diberi makna (berhubungan dengan bagian mana dari suatu peristiwa yang diliput dan bagian mana yang tidak diliput) dan bagaimana fakta ditulis (berhubungan dengan pilihan kata, kalimat dan gambar untuk mendukung gagasan). Penelitian ini memakai orientasi media frame sebagai variabel dependen. Peneliti meletakkan fokus penelitian pada dua unsur. Unsur pertama, faktor-faktor yang memengaruhi seorang wartawan atau kelompok sosial menulis/ menganalisis isu. Unsur kedua, bagaimana proses konstruksi bekerja dan kemasan apa (bingkai) yang digunakan wartawan menyampaikan fakta. Penelitian menyimpulkan Harian Umum SOLOPOS dan Joglosemar mengawal setiap agenda dan peristiwa Pilkada Kota Surakarta Tahun 2010. Namun masing-masing media memiliki frame tertentu. SOLOPOS melihat perhelatan Pilkada Kota Surakarta Tahun 2010 identik dengan persepsi positif untuk pasangan Jo-Dy. SOLOPOS hampir tidak pernah menulis pelanggaran yang dilakukan Jo-Dy saat mereka melakukan kegiatan safari politik, kecuali pelanggaran administrasi pemasangan atribut sosialisasi kampanye. SOLOPOS tidak menempatkan pelanggaran tertentu yang dilakukan Jo-Dy sebagai headline. Sebaliknya, Joglosemar memillih membingkai pemberitaan tentang pasangan Wi-Di dari sudut pandang berbeda. Dukungan yang mengalir untuk Wi-Di dari pihak-pihak tertentu dan konfirmasi kepada pasangan seputar pelanggaran yang dilakukan menjadi hal yang harus dilakukan dalam setiap pemberitaan seputar pasangan tersebut. Porsi pemberitaan untuk Wi-Di agaknya lebih besar ketimbang pasangan lain. Ada sisipan bernada positif untuk Wi-Di dalam setiap pemberitaan meskipun Joglosemar membalutnya dalam bentuk standar penerapan penulisan berita, yaitu cover both sides demi mendapatkan keberimbangan berita. Masing-masing media memiliki teknik berbeda memandang, memaknai dan menulis fakta yang ditemui di lapangan. Ideologi perusahaan, latar belakang wartawan, pengaruh lingkungan dan unsur-unsur lain ikut menentukan produk yang dihasilkan masing-masing media.
×
Penulis Utama : Sri Sumi Handayani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0205126
Tahun : 2011
Judul : Konstruksi Realitas Politik Dalam Pemberitaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Surakarta Tahun 2010 (Analisis Framing Pemberitaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Surakarta Tahun 2010 di Harian Umum SOLOPOS dan Joglosemar Periode 1 Januari-30 April 2010
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.ISIP - 2011
Program Studi : S-1 Ilmu Komunikasi
Kolasi :
Sumber : UNS-F.ISIP Jur Ilmu Komunikasi-D.0205126-2011
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. H. Pawito, Ph. D.
2. Dra. Prahastiwi Utari, Ph.D,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.