Penulis Utama : Didan Miftahul Huda
NIM / NIP : F3508021
× Tata letak fasilitas produksi merupakan suatu hal yang sangat mendukung lancar tidaknya suatu proses produksi di sebuah perusahaan. Untuk itu sebuah perusahaan dituntut untuk dapat beroperasi secara efisien dengan meminimumkan waktu nganggur, dengan hal tersebut diharapkan tahap proses produksi dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang diinginkan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui layout apa yang digunakan perusahaan dalam proses produksi dan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi layout terhadap proses produksi. Selain itu tujuan lain adalah untuk mengetahui peranan layout terhadap kelancaran proses produksi, data diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung diperusahaan. Dari hasil analisis yang dilakukan urutan proses produksi yang ada terbagi dalam 6 stasiun kerja yaitu: pekerjaan A termasuk kedalam stasiun kerja pertama, pekerjaan B termasuk kedalam stasiun kerja ke dua, C terdapat kedalam stasiun kerja ke tiga, D terdapat kedalam stasiun kerja ke empat, E terdapat kedalam stasiun kerja ke lima, dan yang terahir F-G meliputi stasiun kerja ke enam. Dari hasil analisis pada proses produksi menggunakan 6 stasiun kerja dengan siklus waktu 120 menit, kapasitas maksimum yang dicapai perusahaan 12 kali proses perhari dengan persentase penundaan 17,64%, efisiensi produksi 82,36% dan efektivitasnya sebesar 80%, output yang dicapai 12 kali proses perhari. Sedangkan menggunakan dengan siklus waktu 163 menit, persentase penundaan 39,36%, efisiensi produksi 60,64% dan efektivitasnya sebesar 58%, output yang dicapai 8,83 kali proses perhari. Melihat hasil perhitungan dengan metode yang digunakan diatas, saran yang bisa disampaikan adalah perusahaan hendaknya lebih memantau kinerja setiap stasiun kerja agar proses produksi tetap berjalan dengan lancar. Sebaiknya perusahaan menggunakan siklus kerja terkecil agar efisiensi dan efektivitas dapat dicapai. Hendaknya perusahaan mengevaluasi penempatan mesin-mesin dan peralatan pada proses produksi, jika ada sebagian yang tidak terpakai lebih baik disingkirkan karena akan berpengaruh pada proses produksi, selain itu juga bisa mengganggu kelancaran aktifitas pada proses produksi. Layout of production facilities is a matter that strongly supports the current absence of a production process in a company. For that a company is required to be able to operate efficiently by minimizing idle time, it is expected to stage a production process can be completed in accordance with the desired time. The study was conducted with the aim to find out what the layout used in the company’s production process and to determine the effectiveness and efficiency of the layout of the production process. In addition another goal was to determine the role of the layout of the smooth production process, the data obtained through direct observation and interviews in the company. From the analysis carried out the sequence of production processes are divided into six work stations, is: A job goes into the first work stations, B work goes into the second work stations, C work goes into the third work stations, D work into four work stations, E of work goes into the fifth work stations, and the last FG includes work stations to six. From the analysis of the production process using the work stations with a cycle time of 120 minutes, the company achieved a maximum capacity of 12 times per day with the delay percentage 17.64%, 82.36% of production efficiency and effectiveness by 80%, 12 times the output achieved the day. While using a cycle time of 163 minutes, the percentage of delay 39.36%, 60.64% of production efficiency and effectiveness by 58%, output reached 8.83 times per day process. Looking at the results of calculations by the method used above, the suggestion that companies should be conveyed is more to monitor the performance of each work station in order to keep production running smoothly. Companies should use the smallest duty cycle so that the efficiency and effectiveness can be achieved. Company should evaluate the placement of machinery and equipment in the production process, if there is some unused better be removed because it will affect the production process, but it can also interfere with the smooth activity on the production process.
×
Penulis Utama : Didan Miftahul Huda
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F3508021
Tahun : 2012
Judul : Analisis efisiensi dan efektivitas layout fasilitas pada proses produksi di PT. Delta Dunia Textile Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2012
Program Studi : D-3 Manajemen Industri
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Porg. D III Manajemen Industri-F. 3508021-2012
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra.Soemarjati Tj.MM
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.