Penulis Utama : Erlina Wahyuningtyas
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I.0107070
Tahun : 2011
Judul : Pengaruh pengekangan jala nylon di tulangan pada kuat lentur balok bertulang
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Teknik - 2011
Kolasi :
Sumber : UNS-F.T.Teknik Jur Teknik Sipil-I.01070708-2011
Subyek : PENGEKANGAN JALA NYLON
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penggunaan beton sebagai bahan bangunan telah lama dikenal dan paling banyak digunakan. Salah satu kelebihan beton adalah kuat desaknya tinggi, namun beton juga mempunyai kelemahan yaitu kuat tariknya rendah. Maksud utama pengekangan terhadap tulangan adalah untuk menambah kuat tarik beton. Kuat tarik yang sangat rendah mengakibatkan beton mudah retak yang akhirnya mengurangi keawetan beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengekangan jala nylon terhadap kuat lentur balok bertulang dan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan kapasitas lentur hasil analisa dengan hasil uji eksperimen untuk balok beton bertulang normal dan balok bertulang dengan pengekangan jala nylon Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membuat benda uji berupa balok beton bertulang dengan dimensi (250x350x3500)mm3dan dipasang tulangan tarik 3ø13, tulangan tekan 2ø13 dan sengkang ø8. Jumlah benda uji adalah sebanyak 2 benda uji dengan 1 benda uji untuk masing-masing kondisi yaitu beton bertulang normal, dan beton bertulang dengan pengekangan jala nylon pada tulangan. Pengujian kuat lentur balok bertulang menggunakan alat uji lentur. Dari pengujian diketahui nilai kapasitas lentur balok bertulang normal adalah sebesar 3636,25 MPa sedangkan kapasitas lentur balok bertulang dengan pengekangan jala nylon sebesar 4636,25 MPa. Sehingga kapasitas lentur balok bertulang mengalami penningkatan 27,5%. Kapasitas lentur balok bertulang normal hasil perhitungan analisa sebesar 3544,01 MPa, sedangkan hasil uji eksperimen sebesar 3636,25 MPa. Sehingga perbedaan kapasitas lentur balok bertulang normal hasil analisa dan eksperimen sebesar 2,6027%. Kapasitas lentur balok bertulang dengan pengekangan jala nylon hasil perhitungan analisa sebasar 3544,64 MPa, sedangkan hasil uji eksperimen sebesar 4636,25 MPa. Sehingga perbedaan kapasitas lentur balok bertulang dengan pengekang jala nylon hasil analisa dan eksperimen sebesar 11,9616% Kata kunci: kuat lentur, balok bertulang, pengekangan jala nylon
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ERLINA WAHYUNINGTYAS I 0107070.pdf
IMAGE0001.JPG
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Kusno Adi Sambowo ST, MSc, PhD
2. Achmad Basuki, ST, MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik