Model Double Autoregressive (DAR) untuk kurs jual mata uang yen terhadap rupiah
Penulis Utama
:
Sulistiyawati
NIM / NIP
:
M0107058
×Autoregressive (AR) merupakan model runtun waktu untuk data stasioner
yang umum digunakan. Model AR mempunyai salah satu asumsi variansi residu
konstan. Jika asumsi tersebut tidak dipenuhi atau terdapat heteroskedastisitas
pada residu, maka diperlukan model runtun waktu untuk data yang memiliki
heteroskedastisitas. Salah satu model yang dapat digunakan adalah model double
autoregressive (DAR). DAR merupakan model AR yang disertai dengan pemodel-an AR kembali pada variansi residunya melalui kuadrat pengamatan.
Penelitian ini bertujuan menjelaskan pembentukan model DAR, menen-tukan estimasi parameter menggunakan metode maksimum likelihood dan selan-jutnya menerapkan pada contoh kasus. Langkah-langkah yang dilakukan dalam
penelitian ini adalah mengkaji ulang jurnal tentang model DAR(p), membentuk
fungsi likelihood dan fungsi log-likelihood, memaksimumkan fungsi log-likelihood,
membuat program estimasi model DAR, dan selanjutnya menerapkannya pada
kurs jual mata uang yen terhadap rupiah periode 6 Juli 2009 - 6 Juli 2011.
Berdasarkan hasil pembahasan, model DAR(p) adalah
Y
t =
Pp
i=1
φ
i
Y
t−i + ε
t
dengan
ε
t = η
t
p
αo +
P
p
i=1
αi
Y
2
t−i
.
Estimasi parameter model DAR menggunakan metode maksimum likelihood meng-hasilkan persamaan nonlinear, sehingga untuk menyelesaikan persamaan tersebut
digunakan metode iterasi Newton-Raphson. Penerapan model DAR pada kurs
jual mata uang yen terhadap rupiah periode 6 Juli 2009 - 6 Juli 2011 meng-hasilkan model yang sesuai DAR(1) dengan
ˆ
φ
1 = −0.048841, ˆ α0
= 0.000065 dan
ˆ α1
= 0.147677
Autoregressive (AR) is a time series model that commonly used for station-ary data. One of the assumptions for AR model is a variance of error constant.
If the assumptions are unfulfilled or there is heteroscedasticity in the error, it is
needed a time series model for the data that have heteroscedasticity. One of the
models that can be used is the double autoregressive (DAR) model. DAR is the
AR model accompanied by remodeling AR on it’s variance of error through the
squared of observation.
This research aims to explain the formation of the DAR model, to determine
the parameter estimation using maximum likelihood methods, then to be applied
on the example case. The steps to do, are as follows. First, doing a review
of a journal on the DAR(p) model. Second, forming likelihood function and
log-likelihood function. Third, maximizing the log-likelihood function. Fourth,
making estimation program from DAR model, then applying on the sell rate from
yen to rupiahs over the period July 6, 2009 - July 6, 2011.
Based on the results of the discussion, we have the DAR (p) model as follows
Y
t =
P
p
i=1
φ
i
Y
t−i + ε
t
where
ε
t = η
t
p
αo +
Pp
i=1
αi
Y
2
t−i
.
Parameter estimation of DAR model by using maximum likelihood methods has
nonlinear equations as the result. In order to solve these equations we use a
Newton-Raphson iteration method. Application of DAR models for sell rate of
yen currency to rupiahs over the period July 6, 2009 - July 6, 2011 has DAR(1) as
the appropriate model with
ˆ
φ
1 = −0.048841, ˆ α0
= 0.000065 and ˆ α1
= 0.147677.
Key words : autoregressive, heteroscedasticity, DAR model , maksimum likeli-hood, Newton-Raphson, sell rate of yen
×
Penulis Utama
:
Sulistiyawati
Penulis Tambahan
:
-
NIM / NIP
:
M0107058
Tahun
:
2012
Judul
:
Model Double Autoregressive (DAR) untuk kurs jual mata uang yen terhadap rupiah
Edisi
:
Imprint
:
Surakarta - F. MIPA - 2012
Program Studi
:
S-1 Matematika
Kolasi
:
Sumber
:
UNS-F. MIPA Jur. Matematika-Sulistiyawati-2012
Kata Kunci
:
Jenis Dokumen
:
Skripsi
ISSN
:
ISBN
:
Link DOI / Jurnal
:
-
Status
:
Public
Pembimbing
:
1. Dr. Sri Subanti, M.Si 2. Sri Kuntari, M.Si
Penguji
:
Catatan Umum
:
Fakultas
:
Fak. MIPA
×
File
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.