Penulis Utama : ERLINA PRADITASARI
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F3509024
Tahun : 2012
Judul : Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kain Cotton dengan Metode Eoq pada PT. Batik Danar Hadi Santosa Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Program Studi Diploma III Manajemen Bisnis-F3509024-2012
Subyek : PERSEDIAAN BAHAN BAKU
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan perusahaan mengadakan perencanaan dan pengendalian bahan baku yaitu untuk meminimumkan biaya dan memaksimalkan laba dalam waktu tertentu. Masalah utama dalam perencanaan dan pengendalian bahan baku adalah menyelenggarakan persediaan bahan baku yang paling tepat agar produksi tidak terganggu dan biaya persediaan bahan baku tidak berlebihan. Dengan adanya persediaan bahan baku yang optimal, maka biaya persediaan dapat ditekan sekecil mungkin. Dalam hal ini, penulis melakukan penelitian mengenai pengendalian persediaan bahan baku kain Cotton pada PT. Batik Danar Hadi Santosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelian bahan baku yang optimal, mengetahui jumlah persediaan pengaman (Safety Stock) yang dibutuhkan dan mengetahui waktu pemesanan kembali (Re-order Point) persediaan. Dalam penelitian pada PT. Batik Danar Hadi Santosa, untuk pembelian bahan baku tahun 2011 dapat diperoleh hasil perhitungan biaya total persediaan dengan menggunakan metode EOQ sebesar Rp. 8.491.588,62. Jika dibandingkan dengan total biaya persediaan yang telah dilaksanakan perusahaan, terdapat selisih biaya. Adapun total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang berkaitan dengan pembelian bahan baku tahun 2011 sebesar Rp.10.625.360,91. Sehigga dapat dihitung selisih antara total biaya persediaan dengan menggunakan metode EOQ dengan kebijakan perusahaan, dan diperoleh selisih sebesar Rp 2.133.772,29. Berdasarkan kesimpulan di atas, saran yang dapat diberikan penulis kepada perusahaan adalah perusahaan hendaknya mempertimbangkan penggunaan EOQ dalam kebijakan pengadaan bahan, perlu mengadakan persediaan pengaman (safety stock) untuk mencegah kekurangan bahan baku pada saat proses produksi sedang berlangsung, melakukan pemesan kembali (re order point) untuk menghindari keterlambatan pemesanan bahan baku dan mengadakan pelatihan terhadap karyawan tentang safety stock dan re order point. Kata kunci : PERSEDIAAN BAHAN BAKU, pemesanan kembali, persediaan pengaman
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ERLINA PRADITASARI F3509024.pdf
IMG_0002.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Heru Purnomo, MM.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis