Penulis Utama : Khodijah Yahya
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0008116
Tahun : 2012
Judul : Pengaruh Elektroakupuntur Titik Shenshu 9BL-23) dan Zusanli (ST-36) terhadap Gambaran Histologis Glomerulus Ginjal pada Tikus yang diinduksi Streptozotocin
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran Jur.Kedokteran-G0008116-2012
Subyek : ELEKTROAKUPUNTUR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh elektroakupunktur titik Shenshu (BL-23) dan titik Zusanli (ST-36) terhadap gambaran histologis glomerulus ginjal pada tikus yang diinduksi streptozotocin Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian The post test only control group design. Subjek penelitian adalah tikus jantan galur Sprague Dawley umur 8-10 minggu dengan berat badan 125-200 gram sebanyak 27 ekor. Subjek penelitian dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol (K), kelompok STZ (P1), dan kelompok STZ dan elektroakupunktur (P2). Pada hari ke -8 K diinjeksi 1,4 ml buffer sitrat intraperitoneal , P1 dan P2 diinduksi streptozotocin dengan dosis 70 mg/KgBB yang dilarutkan dalam buffer sitrat. K, P1, dan P2 dicek kadar gula darah pada hari ke-10. Kadar gula darah ≥ 200 mg/dl pada P1 dan P2 diambil sebagai subjek penelitian. P2 mendapat terapi elektroakupunktur (EA) pada titik Shenshu dan Zusanli 2-3 kali seminggu selama 8 minggu. EA diberikan dengan frekuensi 2 Hz, amplitudo 10 mA, gelombang continue, durasi 15 menit hingga timbul kontraksi otot. K, P1, dan P2 dikorbankan pada hari ke-67, ginjal diambil lalu dibuat preparat histologis dengan pewarnaan Periodic Acid Schiff (PAS). Gambaran histologis dilihat dari diameter glomerulus dan persentase glomerulosklerosis. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan Post Hoc Least Significance Difference (LSD) pada p= 0,05. Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan bermakna rerata diameter glomerulus ginjal kanan antara K dengan P1, dan K dengan P2 (p<0,05), namun tidak terdapat perbedaan pada P1 dan P2. Sedangkan pada diameter glomerulus ginjal kiri, antara K, P1, dan P2 tidak ada perbedaan bermakna (p>0,05). Persentase glomerulosklerosis pada ginjal kanan dan kiri, terdapat perbedaan bermakna antara K dengan P1 , K dengan P2 dan P1 dengan P2 (p<0,05). Simpulan Penelitian: Elektroakupunktur titik Shenshu (BL-23) dan Zusanli (ST-36) dapat memperbaiki gambaran histologis glomerulus akibat induksi streptozotocin tetapi tidak mengembalikan gambaran histologis glomerulus ginjal ke kondisi semula. Kata kunci: Elektroakupunktur, Shenshu, Zusanli, Glomerulus, Streptozotocin
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
khodijah.jpg
Khodijah Yahya_G0008116.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Selfi Handayani, dr., M.Kes
2. Balgis, dr., M.Sc, CM, FM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran