Penulis Utama : Poppy Cyntia Devita Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R.0009077
Tahun : 2012
Judul : IMPLEMENTASI HIPERKES DAN KESELAMATAN KERJA SERTA LINGKUNGAN DI RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. Dr. R. SOEHARSO SURAKARTA
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prog. D III Hiperkes-R.0009077 -2012
Subyek : KESELAMATAN KERJA
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan: Salah satu upaya dalam rangka pemberian perlindungan tenaga kerja terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di rumah sakit adalah dengan cara memberikan Alat Pelindung Diri (APD). Pemberian Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga kerja, merupakan upaya terakhir apabila upaya rekayasa (engineering) dan cara kerja yang aman (work practices) telah maksimum dilakukan. Tujuan penulisan laporan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemakaian APD tersebut dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja mengingat adanya faktor bahaya yang terpapar di lingkungan kerja, khususnya di Instalasi Gizi Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu untuk mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya tentang pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja. Penulisan ini didasarkan pada kerangka pemikiran yaitu adanya faktor bahaya yang harus dikendalikan. Pengendalian tersebut antara lain dengan cara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Hasil: Pemakaian Alat Pelindung Diri di Instalasi Gizi Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta belum terlaksana dengan baik, dari pengamatan masih ada tenaga kerja yang tidak memakai Alat Pelindung Diri seperti tudung kepala dan pakaian kerja. Tenaga kerja juga belum memakai sarung tangan dari plastik karena pihak rumah sakit belum menyediakan. Simpulan: Simpulan yang dapat diambil adalah tidak semua Alat Pelindung Diri (APD) harus dipakai, tergantung dari jenis pekerjaan dan tingkat resiko dalam melakukan pekerjaan. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan usaha terakhir untuk mengurangi resiko secara maksimal Purpose: One effort in order to award of the laborer protection against health and safety in the hospital is to provide Personal Protective Equipment (PPE). Provision of Personal Protective Equipment (PPE) to the work force, is the last resort when efforts to engineering and safe ways of working (work practices) has done the maximum. The purpose of this study was to determine the extent to which the use of Personal Protective Equipment is in providing protection for workers in the light of the factors and exposure to potential hazards in the workplace, particularly in the Nutrient Installation of Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedi Hospital in Surakarta. Method: Observational method that is utilized is descriptive method which is to get information that as clear as it about using up Personal Protective Equipment (PPE) in give protection for laboring. This writing is gone upon on thinking framework which is marks sense of danger factor that shall be restrained. That operation such as with Personal Protective Equipment (PPE) purpose. Result: Using up personal protection equipment at Nutrient Installation of Prof'. Dr. R. soeharso orthopedics hospital surakarta was not performed with every consideration, of labouring extant watch that doesn't use personal protection equipment as cover of head and work clothe. labour also haven't used glove of plastic because hospital manegement have not provided. Conclude: Take able conclusion is not all Personal Protective Equipment (PPE) must be used, depend from work type and jobs level risk. Personal Protective Equipment (PPE) constituting effort lasting to reduce maximal of jobs level risk.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Poppy Cyntia Devita Sari-R.0009077.pdf
IMAGE0004.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Harninto, dr. MS. Sp. Ok
2. Putu Suriyasa, dr. MS. PKK. Ok
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran