Penulis Utama : Ratna Fajariani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R0208003
Tahun : 2012
Judul : Hubungan Kebisingan dengan Gejala Gangguan Tidur pada Masyarakat di Perlintasan Kereta Api, Kelurahan Tegalharjo, Jebres, Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedoteran - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Program Diploma IV Keselamatan Dan Kesehatan Kerja -R0208003-2012
Subyek : KEBISINGAN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D IV)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar Belakang : Kereta api merupakan salah satu jenis transportasi darat yang cukup diminati oleh masyarakat. Meskipun demikian, perkeretaapian tidak saja memberi dampak yang positif bagi masyarakat sekitarnya, tetapi juga kemungkinan dampak negatif berupa pencemaran udara akibat kebisingan. Salah satu masalah yang berkaitan dengan kebisingan adalah gangguan tidur. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kebisingan dengan gejala gangguan tidur pada masyarakat di perlintasan kereta api, Kelurahan Tegalharjo, Jebres, Kota Surakarta. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik. Sampel yang digunakan berjumlah 60 sampel dengan kriteria inklusi yaitu warga asli RW III Kelurahan Tegalharjo RT 01, 02, 07, dan 08, berusia 40 – 60 tahun, laki-laki dan perempuan, lama tinggal > 3 tahun di Kelurahan Tegalharjo, tidak mengkonsumsi alkohol, dalam keadaan sehat, tidak sedang mengkomsumsi obat, dan bersedia menjadi sampel penelitian. Data diolah menggunakan uji analisis Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian : Diperoleh nilai p yaitu 0,000 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebisingan dengan gejala gangguan tidur. Kekuatan korelasi yang diperoleh yaitu 0,618, artinya menunjukkan korelasi yang kuat antara kebisingan dan gejala gangguan tidur. Koefisien determinasi (R2) yaitu 0,372 yang berarti bahwa kebisingan mempengaruhi gejala gangguan tidur pada masyarakat perlintasan kereta api Kelurahan Tegalharjo sebesar 37,2%. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi yang kuat antara kebisingan dengan gejala gangguan tidur pada masyarakat di perlintasan kereta api, Kelurahan Tegalharhjo, Jebres, Kota Surakarta. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kebisingan adalah dengan membuat barrier atau tembok penghalang pada pinggir rel kereta api dan sebaiknya masyarakat yang tinggal di pinggir rel kereta api perlu memeriksakan kesehatannya secara rutin. Kata Kunci : Kebisingan, Gejala Gangguan Tidur, Perlintasan Kereta
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Ratna Fajariani R.0208003.pdf
IMAGE0006.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Diffah Hanim, M.Si.
2. Ipop Sjarifah, Dra, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran