Penulis Utama : Devi Eka Roesmalasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R0009028
Tahun : 2012
Judul : Analisis Faktor Bahaya Kebisingan di Area Mesin Finning Pt.X Surabaya
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Program Diploma III Hiperkes Dan Keselamatan Kerja -R0009028-2012
Subyek : BAHAYA KEBISINGAN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan : Untuk mengidentifikasi peralatan sumber bising di area mesin finning, membuat peta kebisingan (noise mapping) diarea mesin finning, menganalisis hasil pengukuran intensitas kebisingan di area mesin finning di PT.X Surabaya, menganalisis gangguan pendengaran di PT. X Surabaya. Metode : Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif. Pengambilan data mengenai analisis faktor bahaya kebisingan dilakukan melalui observasi langsung kelapangan, wawancara kepada karyawan, melakukan pengukuran serta studi kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dibahas dengan membandingan dengan Permenakertrans RI No PER.13/MEN/X/2011 tentang nilai ambang batas faktor fisika dan faktor kimia di tempat kerja. Hasil : Nilai intensitas kebisingan paling tinggi pada lay out area mesin finning PT. X pukul 16.00 WIB di titik 16 adalah 94,9 dBA melebihi NAB kebisingan sebesar 85 dB. Intensitas kebisingan yang melebihi NAB pada noise mapping pukul 16.00 WIB meliputi seluruh area mesin finning. Penurunan jumlah tenaga kerja yang mengalami gangguan pendengaran berdasarkan pemeriksaan audiometri dari tahun 2009 sampai tahun 2011 sebesar 27,27%. Simpulan : Sumber bising berasal dari mesin finning, mesin separator, mesin rotoblast, dan alat pemotong kayu. Seluruh area mesin finning pukul 16.00 WIB yang ditunjukan pada noise mapping mempunyai intensitas kebisingan yang melebihi NAB dan intensitas kebisingan paling tinggi di titik 16. Pengendalian yang dilakukan perusahaan dengan memasang rambu-rambu peringatan daerah dengan intensitas kebisingan tinggi, penyediaan alat pelindung telinga berupa ear plug, perawatan dan pemeliharaan peralatan dan mesin, pengukuran kebisingan tiap 3 bulan sekali, pemberian training kepada tenaga kerja tentang alat pelindung diri (APD). Penurunan jumlah tenaga kerja yang mengalami gangguan pendengaran sebesar 27,27%. Kata kunci : Kebisingan, Peta kebisingan (noise mapping)
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Devi Eka Roesmalasari R0009028.pdf
IMAGE0009.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sumardiyono, SKM., M.Kes
2. Seviana Rinawati, SKM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran