Penulis Utama : Agus Triyanto
NIM / NIP : C0808013
× 2012. Elvis Music Center merupakan pusat rekreasi, edukasi dan informasi bagi pengunjung, baik penggemar Elvis Presley maupun bagi pengunjung yang ingin tahu tentang Elvis Presley. Pemilihan topik Elvis Music Center ini didasari oleh beberapa hal, salah satunya adalah Indonesia merupakan negara yang industri musiknya sedang berkembang pesat, selain itu banyak fans dari Elvis Presley di Indonesia belum terwadahi, keberadaan Elvis Musik Center ini diharapkan dapat menyatukan fans dari berbagai kota di Indonesia. Perancangan tematis Elvis Music Center dipusatkan pada area – area yang berkaitan dan berhubungan langsung dengan pengunjung, yaitu Lobby, Live Music Café, Souvenir Store, Elvis Galery, dan Movie Theater. Selain itu juga terdapat ruang penunjang, yaitu Kantor, Musholla, Lavatory, Gudang, Multifunction Room, Ruang Karyawan, Pantry. Perancangan Elvis Music Center ini diasumsikan berada di kota Bandung, yaitu jalan Asia Afrika. Dipilihnya jalan Asia-Afrika karena kawasan ini merupakan kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik itu wisatawan dalam negeri maupun luar negeri, selain itu juga terletak di pusat kota sehingga memudahkan dalam transportasi. Penerapan sistem akustik pada movie area dan live music cafe dikerjakan dengan menambahkan dinding pelapis yang terbuat dari berbagai lapisan seperti glasswoll dan karpet, hal ini bertujuan agar suara teredam dan tidak mengganggu kenyaman pengunjung Elvis Music Center. Tema perancangan yang digunakan “modern retro”. Tema diambil karena modern retro muncul dan besar pada zaman dimana Elvis menjadi king of rock‟n roll, sehingga sangat tepat untuk memunculkan nuansa nostalgia. Konsep perancangan menggunakan perpaduan warna dan bentuk yang menjadi ciri khas modern retro. Kata „retro‟ sendiri merupakan kependekan dari retrospektif, yaitu kembali ke masa lalu. Kata „modern‟ berarti terbaru, mutakhir, sikap dan cara berpikir serta bertindak sesuai dengan tuntutan zaman. Modern retro yaitu gaya interior yang terinspirasi dari gaya interior era 60-an, gaya pop-art memberi konstribusi yang besar dalam perkembangan desain furnitur dan interior. Perancangan interior mulai dari interior sistem, elemen pembentuk ruang, elemen pengisi ruang, hubungan antar ruang, organisasi ruang mengacu pada beberapa literatur dan tinjauan lapangan dengan mempertimbangkan unsur desain, prinsip desain, dan tema modern retro.
×
Penulis Utama : Agus Triyanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0808013
Tahun : 2012
Judul : Desain Interior Elvis Music Center Di Bandung ( Dengan Pendekatan Konsep Modern Retro )
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. SSR - 2012
Program Studi : S-1 Desain Interior
Kolasi :
Sumber : UNS-F. SSR Jur. Desain Interior-C0808013-2012
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. IF. Bambang Sulistyono Sk., MT.arch
2. Anung B Studyanto, S.Sn, MT
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.