Penulis Utama : Ratna Kusumawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I1108529
Tahun : 2012
Judul : Kajian Penggunaan Batu Basalt & Batu Kapur Sebagai Agregat pada Slurry Seal (Tinjauan Konsistensi, Setting Time dan ITS)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur.Teknik Sipil -I1108529-2012
Subyek : BATU BASALT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar belakang penelitian ini adalah pemanfaatan jenis batuan yang jarang digunakan sebagai agregat pada slurry seal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penggunan batu basalt dan batu kapur sebagai agregat pada slurry seal terhadap konsistensi campuran, setting time, densitas, porositas dan ITS (Indirect Tensile Strength) jika dibandingkan dengan slurry seal menggunakan batu standar, serta berapa kadar aspal emulsi optimum dari masing-masing campuran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium, Dengan membuat slurry seal menggunakan lima variasi kadar aspal (residu) yaitu : 6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan 8,5% dari berat kering agregat. Benda uji yang dibuat terdiri dari 2 jenis campuran berdasarkan jenis batuannya untuk pengujian setting time masing-masing campuran dibuat 2 benda uji untuk tiap variasi kadar aspal (residu) dan untuk pengujian ITS masing-masing campuran dibuat 3 benda uji untuk tiap variasi kadar aspal (residu). Alat uji yang digunakan antara lain : kerucut konsistensi untuk kadar air optimumnya, papan plywood untuk setting time dan modifikasi marshall untuk ITS. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi. Hasil analisis dari penelitian menunjukkan bahwa kadar air optimum hasil konsistensi slurry seal menggunakan batu kapur cenderung lebih tinggi dibandingkan slurry seal menggunakan batu basalt dan batu standar yaitu mencapai 25% dari berat kering agregat. Setting time tertinggi pada slurry seal menggunakan agregat batu basalt, batu kapur dan batu standar masing masing adalah 390 menit, 255 menit, 165 menit sehingga ketiga slurry seal tersebut memenuhi syarat nilai setting time yaitu antara 15-720 menit. Penggunaan batu basalt dan batu kapur pada slurry seal menaikkan porositas serta menurunkan densitas & ITS. Dari grafik hubungan ITS dengan kadar aspal (residu) diperoleh kadar aspal emulsi optimum untuk masing- masing campuran antara lain 12% untuk slurry seal menggunakan agregat batu basalt, 10,92% untuk slurry seal menggunakan agregat batu kapur dan 11,66% untuk slurry seal menggunakan agregat batu standar. Kata Kunci : BATU BASALT, Batu Kapur, Batu Standar, Slurry Seal, Setting Time, ITS, Kadar Aspal (residu).
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
RATNA KUSUMAWATI - NIM. I 1108529 (PDF).pdf
IMAGE0006.JPG
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir.Ary Setyawan, MSc, PhD
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik