Penulis Utama : Astuti Damayanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R.0105044
Tahun : 2012
Judul : Hubungan antara konsumsi kopi dengan hipertensi Pada pekerja pria di pt deltomed laboratories kecamatan selogiri, wonogiri tahun 2012
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prog. D IV Kebidanan-R.0105044-2012
Subyek : KONSUMSI KOPI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D IV)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Kafein yang terdapat pada kopi menimbulkan rasa tegang, mudah tersinggung, cemas, serta sulit tidur. Kondisi-kondisi ini memungkinkan terjadinya stres, yang pada akhirnya diduga mampu menjadi pemicu hipertensi. Hipertensi menjadi penyebab kematian tertinggi ke 3 di dunia dan bila tidak diatasi bisa menimbulkan komplikasi antara lain panyakit koroner, stroke, penyakit arteri perifer, dan gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan hipertensi pada pekerja pria di PT Deltomed Laboratories Kecamatan Selogiri, Wonogiri tahun 2012. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di PT Deltomed Laboratories dengan pengambilan sampel secara Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah konsumsi kopi yang diukur menggunakan tabel klasifikasi konsumsi kopi sedangkan variabel dependennya adalah hipertensi yang diukur menggunakan Sphygmomanometer dan stetoskop. Data dianalisis menggunakan uji asosiasi Chi Square. Hasil analisis data menunjukkan bahwa harga signifikansi sebesar 0,003 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ho ditolak. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan hipertensi. Kata kunci: konsumsi kopi, hipertensi
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
astuti.pdf
astuti0001.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Widardo, M. Sc
2. Erindra Budi Cahyanto, S.Kep.Ns.M.K
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran