Penulis Utama : Retno Dewi Noviyanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S531008004
Tahun : 2012
Judul : Perbedaan pengaruh suplementasi zat besi peroral dan parenteral terhadap hasil kehamilan tikus putih (rattus norvegicus) strain wistar hamil anemia
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Ilmu Gizi-S531008004-2012
Subyek : SUPLEMENTASI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Anemia defisiensi besi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko berat badan bayi lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh suplementasi zat besi peroral dan parenteral terhadap hasil kehamilan tikus hamil anemia. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik menggunakan rancangan Randomized Controlled Trial (RCT). Tiga puluh ekor tikus dibagi 3 kelompok, masing-masing 10 ekor. Kelompok I suplementasi zat besi peroral, kelompok II suplementasi parenteral dan kelompok III sebagai kontrol tanpa suplementasi. Penelitian dilakukan sampai induk tikus melahirkan. Hasil kehamilan yang diamati meliputi berat badan, panjang badan, lingkar kepala, lingkar dada, jumlah kelahiran, BBLR, lahir mati, lahir prematur dan kelainan fisik semua anak tikus dengan pemeriksaan makroskopis. Analisis data menggunakan Kruskal Wallis dilanjutkan Mann Whitney. Hasil Kruskal Wallis menunjukkan perbandingan rerata kelompok I, II dan III untuk berat badan 6,09±0,40 g : 6,59±0,49 g : 5,81±0,39 g, panjang badan 6,28±0,18 cm : 6,32±0,16 cm : 6,13± 0,14 cm, ingkar dada 6,34±0,66 cm : 5,83±0,33 cm : 4,72±0,15 cm, lingkar kepala 3,99±0,39 cm : 4,13±0,31 cm : 3,26 ±0,18 cm dan jumlah kelahiran 116 ekor : 122 ekor : 90 ekor (p<0,001). Tidak ditemukan lahir BBLR, lahir mati, lahir prematur dan kelainan fisik. Hasil Mann Whitney semua variabel terdapat perbedaan (p<0,001), kecuali panjang badan (p=0,079) dan jumlah kelahiran (p=0,341) antara kelompok suplementasi oral dan parenteral. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil kehamilan pada kelompok suplementasi zat besi peroral dengan parenteral. Hasil kehamilan rata-rata lebih baik pada kelompok parenteral dibanding oral. Kata Kunci : suplementasi zat besi, oral, parenteral, kehamilan, tikus anemia, hasil kehamilan.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
retno0001.JPG
retno.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof.Bambang S,dr.,M.Med.Sci,R.Nutr.,SpGK
2. Dr.Budiyanti Wiboworini,M.Kes,
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana