Penulis Utama : Raditya Adi Nugraha
NIM / NIP : K5407006
× Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui besar erosi tanah yang terjadi di DAS Jambangan. (2) Mengetahui produktivitas lahan di DAS Jambangan. (3) Melakukan analisis tentang hubungan antara erosi tanah dengan produktivitas lahan di DAS Jambangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh satuan satuan lahan yang ada di DAS Jambangan. Teknik pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, wawancara, uji laboratorium dan dokumentasi. Teknik analisis data yang teknik analisis kuantitatif dari faktor-faktor penyebab erosi, besar erosi, produktiviyas lahan dan analisis peta menggunakan aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Erosi tanah di DAS Jambangan terbagi dalam 5 tingkat yaitu Sangat Ringan (SR), Ringan (R), Sedang (S), Berat (B), Sangat Berat (SB). Tingkat erosi Sangat Ringan (SB) mempunyai besar erosi tanah antara 0,256 ton/ha/th - 14,920 ton/ha/th dengan sebaran paling luas yaitu 1.222,477 ha (56,45%). Tingkat erosi Ringan (R) mempunyai besar erosi tanah 18,205 ton/ha/th - 51,386 ton/ha/th seluas 181,082 ha (8,36 %). Tingkat erosi Sedang (S) mempunyai besar erosi tanah 65,427 ton/ha/th - 120,186 ton/ha/th seluas 355,595 ha (16,42 %). Tingkat erosi Berat (B) mempunyai besar erosi tanah 199.727 ton/ha/th - 338.478 ton/ha/th seluas 329.588 ha (15,22 %). Tingkat erosi Sangat Berat (SB) mempunyai besar erosi tanah 492,947 ton/ha/th - 730,631 ton/ha/th seluas 76,955 ha (3,55 %). (2) Produktivitas lahan dibagi menjadi dua berdasarkan tahun berurutan yaitu Produktivitas Lahan Tahun 2010 dan Produktivitas Lahan Tahun 2011. Pembuatan peta produktivitas lahan DAS Jambangan didasarkan pada rentang produktivitasnya, yaitu: Produktivitas Tinggi (14.433-20.400 kg/ha/th), Produktivitas Sedang (8.465-14.433 kg/ha/th) dan Produktivitas Rendah (2.498-8.465 kg/ha/th). (3) Hubungan antara tingkat erosi dengan produktivitas lahan dibedakan menjadi 9 (sembilan) klasifikasi berdasarkan tingkat erosi dan perubahan produktivitas lahan dari tahun 2010 sampai 2011. Tingkat Erosi Sangat Ringan dengan Produktivitas Naik merupakan klasifikasi yang paling banyak dan paling luas sebarannya yaitu 570,708 ha (59,76 %), sedangkan klasifikasi paling sedikit dan paling sempit sebarannya yaitu Tingkat Erosi Sangat Berat dengan Produktivitas Naik yang memiliki luas 16,273 ha (1,7 %). Berdasarkan hasil penelitian, produktivitas lahan tidak dipengaruhi oleh besar erosi yang terjadi namun lebih pada faktor lain yaitu: pengelolaan tanaman, luas dan jumlah tanaman yang diusahakan, dan penyakit tanaman.
×
Penulis Utama : Raditya Adi Nugraha
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K5407006
Tahun : 2013
Judul : Analisis Tingkat Erosi Tanah Dan Produktivitas Lahan Di Das Jambangan Tahun 2011
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2013
Program Studi : S-1 Pendidikan Geografi
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur.Pendidikan Geografi-K5407006-2013
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Setya Nugraha, S. Si, M. Si
2. Rita Novianni, S.Si., M.Sc
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.