Penulis Utama : Oby Subana
NIM / NIP : I0607061
× Bermukim di sempadan rel kereta api merupakan kegiatan yang dilarang dan beresiko. Resiko bertempat tinggal dekat dengan jalur kereta api antara lain adalah ketidaknyamanan dalam beraktivitas, mengancam keselamatan jiwa, penurunan kemampuan mendengar, menimbulkan gangguan pada saluran pernafasan, perubahan tekanan darah akibat getaran yang ditimbulkan, kepastian dalam bermukim, dan permasalahan-permasalahan lainnya sehingga hidup dan bertempat tinggal di pinggiran rel bukan menjadi pilihan masyarakat di Kota Surakarta. Oleh karena itu muncul pertanyaan, mengapa lokasi tersebut tetap dijadikan sebagai lokasi bermukim. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui karakteristik wilayah sempadan rel kereta api sebagai penawaran lokasi dan persepsi masyakat sempadan rel kereta api sebagai dasar pemilihan lokasi. Karakteristik lokasi dan persepsi masyarakat diperoleh dari hasil analisis terhadap kondisi lokasi dan persepsi masyarakat terkait aksesbilitas, tingkat keamanan dan kenyamanan, ketersediaan prasarana, ketersediaan sarana, kondisi lahan, status hukum, dan kondisi sosial ekonomi. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemilihan sempadan rel kereta api sebagai lokasi bermukim, maka dilakukan analisis dengan metode deskriptif dan menggunakan tabulasi silang untuk mengetahui hubungan antara karakteristik lokasi dan persepsi masyarakat. Sempadan rel kereta api Kota Surakarta mampu menawarkan aksesibilitas yang baik, menyediakan jaringan air bersih, menyediakan jaringan limbah, menyediakan jaringan pengolalaan sampah, mudah mencapai sarana pelayanan umum seperti pendidikan, kesehatan, dan perniagaan, harga lahan yang murah, kondisi sosial masyarakat yang baik, dan menyediakan banyak peluang kerja. Selain itu, sebagian besar sempadan rel kereta api juga mampu menawarkan kejelasan status lahan, kondisi tanah yang baik, dan topografi yang sesuai sebagai lokasi bermukim. Menurut sebagian besar masyarakat sempadan rel kereta api Kota Surakarta menganggap bahwa kemudahan transportasi, lokasi yang bebas bencana, tersedia pelayanan jaringan listrik, dan harga lahan yang murah merupakan faktor yang sangat dipertimbangkan dalam menentukan lokasi bermukim. Dari hasil analisis tabulasi silang antara penawaran lokasi dan persepsi masyarakat dalam menentukan lokasi bermukim diperoleh faktor kemudahan transportasi, faktor harga lahan (harga lahan yang lebih murah), faktor kedekatan jarak dengan pusat kota dan pusat pelayanan, faktor bebas pencemaran air, faktor kondisi sosial terkait interaksi masyarakat, faktor ketersediaan jaringan jalan, listrik, dan drainase merupakan faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemilihan sempadan rel kereta api sebagai lokasi bermukim di Kota Surakarta. Kata Kunci: Faktor, pemilihan lokasi bermukim, sempadan rel kereta api
×
Penulis Utama : Oby Subana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0607061
Tahun : 2013
Judul : Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Dalam Pemilihan Sempadan Rel Kereta Api Sebagai Lokasi Bermukim Di Kota Surakarta Dilihat dari Sisi Penawaran Lokasi dan Persepsi Masyarakat yang Tinggal di Sempadan Rel Kereta Api
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Teknik - 2013
Program Studi : S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Teknik Jur.Pemetaan Wil.Kota-I0607061-2013
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Soedwiwahjono, MT
2. Ir. Ana Hardiana, MT,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.