Penulis Utama : Husna Nugraha
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : F3109037
Tahun : 2013
Judul : Export Costing And Pricing Pada PT. Nilas Wahana Antika Di Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Prog. D III Manajemen Perdagangan -F3109037-2013
Subyek : EXPORT COSTING AND PRICING
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam mengenai perhitungan dan penentuan harga jual ekspor yang ikeluarkan oleh PT. Nilas Wahana Antika dan incoterms yang digunakan dalam kegiatan ekspor. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu mengambil satu objek tertentu untuk dianalisis secara mendalam dengan memfokuskan pada suatu masalah. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan divisi ekspor PT. Nilas Wahana Antika, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku bacaan atau artikel yang ada kaitannya dengan pokok pembahasan dalam menyusun tugas akhir. Hasil penelitian dapat disimpukan bahwa kmponen biaya – biaya ekspor yang dikeluarkan PT. Nilas Wahana Antika terdiri dari biaya pengadaan (purchasing cost), biaya pemasaran dan sdministrasi umum (marketing and admin cost), biaya pengelolaan (handling cost), pajak ekspor (export taxes), jasa pihak ketiga (third party services), dan biaya pengapalan (freight cost). Cara penentuan harga jual ekspor yang digunakan PT. Nilas Wahana Antika adalah dengan metode Cost Plus Mark Up (seller’s market price), yaitu penentuan harga jual ekspor yang ditetapkan atas dasar : Harga Pokok + Profit = Harga Jual (HJ). Hambatan – hambatan yang dialami PT. Nilas Wahana Antika dalam penentuan harga jual antara lain : Kurs nilai rupiah terhadap dollar tidak menentu menjadi faktor diuar kontrol perusahaan yang berakibat kesulitan dalam penentuan harga jual ekspor. Kenaikan biaya bahan pembantu yang mengakibatkan ongkos penyangga naik yang kadang menjadikan profit berkurang. PT. Nilas Wahana Antika menggunakan incoterms FOB (Free On Board) karena resiko yang ditanggung akan lebih rendah diharapkan profit yang diperoleh PT. Nilas Wahana Antika akan meningkat. Saran yang dapat diberikan berdasarkan peneitian ini antara lain lebih rinci dalam menentukan komponen harga jual ekspor, seperti biaya pemasaran dan administrasi umum, sehingga setiap pengeluaran biaya mudah untuk diketahui dengan serinci mungkin. Untuk meminimal kerugian sebaiknya biaya bank (bank charges) dimasukkan dalam perhitungan biaya dan penentuan harga jual ekspor, karena dalam pengurusan pembayaran menggunakan jasa bank yang juga dikenakan biaya administrasi. Untuk menambah laba dalam penjualan, Pengiriman produk ekspor menggunakan term – term lain seperti CIF (Cost Insurance and freight) dan mengurus sendiri dokumen – dokumen ekspor yang dibutuhkan. Kata Kunci : komponen biaya ekspor, incoterms
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
img0010.JPG
bab0.pdf
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Kresno Sarosa Pribadi, M.Si,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis