Penulis Utama : Joan Hesti Gita Purwasih
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : K.8409033
Tahun : 2013
Judul : Fenomena sales promotion girl (spg)freelance pada mahasiswa di kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur.Pendidikan Sosiologi Antropologi-K.8409033-2013
Subyek : SALES PROMOTION GIRL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan: untuk memahami dan untuk menjelaskan (1) makna pekerjaan sebagai SPG dari sudut pandang Even Organizer (EO) dan mahasiswi yang bekerja sebagai SPG; dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi maraknya mahasiswi bekerja sebagai SPG freelancedi Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data primer diperoleh melalui observasi pasif dan wawancara mendalam, sedangkan data sekunder didapat melalui buku yaitu teori Feminisme Marxis, Kapitalisme, Citra Diri dan Patriarki; internet, untuk memperoleh tabel kegiatan, jurnal dan berita yang terkait dengan SPG dan jurnal, untuk memperoleh penelitian relevan dan teori pendukung. Teknik pengambilan cuplikan melalui purposive sampling yaitu informan kunci Ita dan Via (sebagai SPGfreelance); dan snowball sampling untuk mendapatkan informan pendukung yaitu Aning dan Dini (sebagai SPG freelance), Parmin (Security), Ari (EO), dan Puspita (panitia EO freelance). Uji analisis menggunakan triangulasi (data dan metode) melalui teknik analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan menjadi tiga hal (1) makna SPG dari sudut pandang EO yaitu: (a) SPGcantik itu mahal, dan (b) SPG di Kota Surakarta belum profesional; (2) makna SPG dari sudut pandang SPG yaitu: (a) SPG dituntut untuk selalu berpenampilan menarik, (b) SPG pekerjaan yang menguntungkan, (c) SPG itu rawan kekerasan, (d) SPG menjadi pekerjaan yang rawan penipuan, (e) SPG itu pekerjaan yang melelahkan, dan (f) SPG rokok itu pekerjaan yang masih dipandang negatif; (3) latar belakang mahasiswa bekerja sebagai SPG yaitu: (a) pemanfaatan waktu luang, (b) keinginan untuk memperoleh penghasilan sendiri, (c) keinginan untuk mencari pengalaman kerja, dan (d) adanya kesempatan tawaran bekerja sebagai SPG. Analisis penelitian membuktikan bahwa SPG tertindas akibat pekerjaan, citra diri dan budaya patriarki masyarakat. Opresi pada SPG tersebut berupa eksploitasi dan alienasi diri, seperti yang dikemukakan oleh Marx. Fenomena SPG ini juga membuktikan bahwa melalui proses determinisme ekonomi pekerjaan manusia selalu menjadi penyebab penindasan selalu terulang dimana tujuan awal dan hasil akhir yang ingin dicapai adalah materi. Kata kunci: SPG, pekerjaan, Marx, penindasan, perempuan, kecantikan, freelance, alenasi dan eksploitasi.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
bab5.pdf
joan0001.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Slamet Subagyo, M.Pd
2. Atik Catur Budiati, S.Sos, M.A
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP