Penulis Utama : Novitasari Nur Utami
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : H3510008
Tahun : 2013
Judul : Pengaruh Metode Ekstraksi dan Konsentrasi Etanol terhadap Kadar Kurkuminoid Formula Antidiabetes di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat Dan Obat Tradisional (B2P2TO-OT), Jalan Raya Lawu 11, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prog. D III Agribisnis Agrofarmaka -H3510008-2013
Subyek : KURKUMINOID FORMULA ANTIDIABETES
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Globalisasi mendorong munculnya kota – kota metropolitan dengan rutinitas yang padat, sehingga memicu gaya hidup tidak sehat. Salah satu penyakit yang sering menyerang akibat gaya hidup yang tidak sehat adalah Diabetes Melitus. Banyak tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan diabetes melitus, antara lain adalah kunyit, temulawak, kumis kucing, sambiloto, dan pegagan. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pengobatan herbal, perlu adanya pengembangan teknologi tepat guna untuk menghasilkan obat herbal yang berkualitas. Diperlukan metode ekstraksi yang tepat untuk menghasilkan obat antidiabetes dengan kualitas dan kuantitas yang optimal. Praktek magang ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode ekstraksi dan konsentrasi etanol terhadap rendemen dan kadar kurkuminoid ekstrak formula antidiabetes. Analisis mutu simplisia berupa organoleptis, kadar sari, dan kadar abu. Ekstraksi formula antidiabetes dilakukan dengan metode maserasi dan infundasi menggunakan penyari etanol 70% dan 30%. Penetapan kadar kurkuminoid dilakukan dengan metode Thin Layer Chromatography (TLC) secara Densitometri. Fase gerak menggunakan silica gel 60 F254 dan fase gerak heksan:etil asetat (1:1) dan dideteksi pada panjang gelombang 425 nm. Rata – rata rendemen ekstrak tertinggi adalah ekstrak hasil maserasi menggunakan etanol 30%, yaitu 12,425%0,404 dan terendah adalah ekstrak hasil maserasi menggunakan etanol 70%, yaitu 9,01%  0,481. Hasil penentuan kadar kurkuminoid bahwa ekstrak formula antidiabetes yang mengandung kurkuminoid adalah ekstrak hasil maserasi menggunakan etanol 70%, yaitu 0,54%. Rata – rata kadar abu total sebesar 8,34%  0,004 dan kadar abu tidak larut asam sebesar 1,43%  0,028. Kadar abu total formula antidiabetes cukup rendah sehingga mutu formula dinyatakan baik. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa metode yang paling efisien untuk mengekstrak formula antidiabetes adalah metode ekstraksi maserasi dengan menggunakan ethanol 70%. Kata Kunci: Antidiabetes, Formula Antidiabetes, Ekstraksi, Kurkuminoid
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0004.JPG
Microsoft Word - 1.pdf
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
bab5.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Awal P. Kusumadewi M. Sc., Apt
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian