Penulis Utama : Yunta Anasir Wibisono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Analisis simultan jumlah uang beredar dan neraca pembayaran Indonesia periode 1975-2005 (dengan pendekatan monetaris)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2007
Kolasi : XV, 119 hal.
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Ekonomi Pembangunan-F.0102075-2007
Subyek : CADANGAN DEVISA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Inti dari pendekatan monetaris terhadap neraca pembayaran adalah setiap perubahan pada cadangan devisa (neraca pembayaran) akan mengakibatkan perubahan pada jumlah uang beredar dalam negeri. Selanjutnya perubahan dalam jumlah uang beredar akan mengakibatkan perubahan pada tingkat harga dalam negeri (misalnya inflasi) menurut pendapat beberapa ekonom, teori ini lebih mendekati kondisi yang nyata karena menyangkut perubahan uang riil yang ada di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kausalitas antara cadangan devisa dan jumlah uang beredar. Untuk mengetahui pengaruh dampak total variabel bebas; PDB riil, tingkat harga, dan kredit domestik terhadap variabel cadangan devisa. Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan cadangan devisa pada saat sistem kurs mengambang terkendali dan bebas dengan pada saat kurs tetap. Untuk mengetahui pengaruh dampak total variabel bebas; PDB riil, tingkat harga, dan kredit domestik terhadap variabel jumlah uang beredar. Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan jumlah uang beredar pada saat sistem kurs mengambang terkendali dan bebas dengan pada saat kurs tetap. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder time series tahunan dengan periode penelitian tahun 1975-2005. Data sebelumnya diubah dalam bentuk logaritma selanjutnya dianalisis dengan model Persamaan Simultan juga digunakan Uji Kausalitas Granger. Hasil uji kausalitas menunjukkan hanya terdapat hubungan satu arah yaitu jumlah uang beredar mempengaruhi cadangan devisa. Hasil yang diperoleh dari model bentuk ringkas yaitu PDB berpengaruh positif baik terhadap cadangan devisa maupun jumlah uang beredar pada α 1%. Tingkat harga berpengaruh positif terhadap cadangan devisa dan jumlah uang beredar pada α 1%. Kredit domestik tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa, namun berpengaruh positif pada α 1% terhadap jumlah uang beredar. Terdapat perbedaan cadangan devisa pada saat sistem kurs mengambang terkendali dan bebas dengan pada saat kurs tetap. Ada perbedaan jumlah uang beredar pada saat sistem kurs mengambang terkendali dan bebas dengan pada saat kurs tetap. Dari bukti-bukti tersebut dapat disimpulkan bahwa cadangan devisa dipengaruhi oleh jumlah uang beredar, PDB, tingkat harga dan penggunaan kurs bebas lebih baik bila dibandingkan dengan sistem kurs yang lain. Sedangkan jumlah uang beredar dipengaruhi oleh PDB, tingkat harga, kredit domestik serta penggunaan kurs tetap lebih baik bila dibandingkan dengan sistem kurs yang lain. Berdasarkan temuan-temuan tersebut saran-saran yang diajukan adalah mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikkan cadangan devisa diantaranya: pengendalian dalam JUB, PDB dan tingkat harga serta penggunaan kurs bebas sekarang ini dirasa sudah tepat. Untuk kebijakan yang berhubungan dengan pengendalian jumlah uang beredar perlu dikaji hal-hal yang mempengaruhinya, yaitu PDB, tingkat harga, dan kredit domestik yang dikendalikan melalui kebijakan moneter seperti discount rate, open market operation, cash ratio yang dinaikkan, serta menggunakan sistem kurs tetap lebih cocok bagi pengendalian JUB. Kata Kunci: Model Persamaan Simultan, Uji Kausalitas Granger, Cadangan devisa, Jumlah Uang Beredar
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Supriyono
Catatan Umum : 5963/2007
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis