Penulis Utama : Yanuar Ridho N.A.Y.P
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : C.0507052
Tahun : 2013
Judul : Peranan Kolonel Gatot Subroto Pada Masa Darurat Militer Di Surakarta Tahun 1947 – 1950
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Ilmu Sejarah-C.0507052-2013
Subyek : KOLONEL GATOT SUBROTO
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini mengenai Peranan Kolonel Gatot Subroto pada masa Darurat Militer di Surakarta Tahun 1947 – 1950. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana kondisi di Surakarta pada masa revolusi fisik tahun 1947 – 1950 ? (2) Bagaimana peran Kolonel Gatot Subroto sebagai Gubernur Militer di Surakarta pada tahun 1947 – 1950 ? Penelitian ini merupakan penelitian historis, sehingga langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi heuristik, kritik sumber baik intern maupun ekstern, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen dan studi pustaka. Analisa data ini diperoleh dari dokumen, surat kabar maupun studi pustaka. Selain itu digunakan pendekatan ilmu sosial yang lain sebagai ilmu bantu ilmu sejarah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosial, dan politik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi di Surakarta yang kacau akibat hasutan FDR sehingga menimbulkan perang saudara antar angkatan. Presiden Soekarno kemudian mengangkat Kolonel Gatot Subroto sebagai Gubernur Militer Surakarta yang berwenang atas semua alat negara serta berhak sepenuhnya menjalankan tugas-tugas Dewan Pertahanan Negara. Ketegasan Gatot Subroto dalam hal menyikapi perang saudara di Surakarta adalah mengeluarkan perintah penghentian tembak-menembak dan seluruh komandan batalyon diharuskan menghadap beliau. Kesimpulan dari kajian ini adalah dengan kedatangan Kolonel Gatot Subroto di Surakarta dapat membuat situasi menjadi kondusif, serta menyusun kekuatan dan strategi pada saat terjadinya pemberontakan di Madiun dan agresi militer Belanda II di Surakarta, serta ikut bergerilya bersama pasukannya. Beliau menyusun strategi yang dimulai dari staf komando dan juga pemerintahan sipil menjadi pemerintahan militer. Sehingga dapat mengembalikan stabilitas Nasional pada umumnnya dan keamanan di Surakarta pada Khususnya. Setelah tercapainya keamanan dan stabilitas pemerintah yang baik, maka Kolonel Gatot Subroto selaku Gubernur Militer di Surakarta memutuskan untuk menyusun kembali pemerintahan sipil pada tahun 1950 serta mengembalikan tanggungjawab pemerintahan kepada Wali Kota Daerah Surakarta.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
YANUAR RIDHO0034.JPG
1.HALAMAN JUDUL.pdf
2.BAB I.pdf
3.BAB II.pdf
4.BAB III.pdf
5.BAB IV.pdf
6.BAB V.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Tiwuk Kusuma Hastuti, SS., M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa