Penulis Utama : Wahyu Aji Pradipta
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : E0009348
Tahun : 2013
Judul : Tinjauan Yuridis Peranan Lembaga Penjamin Simpanan Dalam Upaya Penyelamatan Bank Gagal Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Hukum - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS -F. Hukum Jur.Ilmu Hukum -E0009348-2013
Subyek : LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi ketentuan Bank Indonesia tentang penetapan Bank Gagal serta untuk mengetahui upaya penyelamatan bank gagal oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (Undang-Undang LPS). Penelitian hukum normatif ini bersifat preskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian yaitu pendekatan Undang-Undang. Jenis bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder serta menggunakan teknik pengumpulan bahan hukum studi kepustakaan. Setelah bahan hukum dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode deduksi dan metode penafsiran. Ketentuan Bank Indonesia mengenai penetapan Bank Gagal yang saat ini berlaku diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/2/PBI/2013 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Umum Konvensional. Pada pelaksanaanya, ketentuan Bank Indonesia mengenai penetapan Bank Gagal ini belum diterapkan secara maksimal, artinya masih terdapat ketidaksesuaian antara ketentuan dan pelaksanaannya. Setelah Bank Indonesia menetapkan suatu bank sebagai bank gagal, barulah LPS melakukan upaya penyelamatan Bank Gagal. LPS mempunyai peranan yang cukup penting dan mempunyai kewenangan yang cukup besar dalam melakukan upaya penyelamatan Bank Gagal. Berdasarkan Undang-Undang LPS, dalam rangka melaksanakan tugasnya untuk turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan, LPS melakukan penyelesaian bank gagal yang tidak berdampak sistemik dan penanganan bank gagal yang berdampak sistemik. Penyelesaian bank gagal yang tidak berdampak sistemik dilakukan LPS dengan melakukan penyelamatan atau tidak melakukan penyelamatan. Sementara itu, penanganan terhadap bank gagal yang berdampak sistemik dilakukan dengan menyelamatkan bank gagal tersebut dengan mengikutsertakan pemegang saham lama atau tanpa mengikutsertakan pemegang saham lama. Kata Kunci: LPS, Bank Indonesia, Bank Gagal
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0005.JPG
bab 0.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. M. Hudi Asrori S., S.H.,M.Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum