Penulis Utama : Dian Kartika
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Peranan perusahaan ekspedisi muatan kapal laut dalam prosedur pengiriman barang ekspor (studi kasus pada PT. Segaramas Senaputera Semarang)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2006
Kolasi : xiv, 45 hal.
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi Diploma III Bisnis Internasional-F.3103056-2006
Subyek : TRANSPORTASI LAUT
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui Peranan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) dalam proses pengiriman barang ekspor serta hanbatan-hambatan yang di alami Ekspedisi Muatan Kapal Laut dalam pelaksanaan ekspor. Metode yang di gunakan adalah studi kasus dengan mengambil obyek tertentu untuk di analisis secara mendalam dengan memfokuskan pada beberapa masalah. Adapaun pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara yaitu dengan mengadakan tanya jawab secara langsung dengan subyek yang berhubungan dengan obyek penelitian dengan masalah yang di teliti dan studi kepustakaan yaitu dengan cara mempelajari bahan-bahan yang ada hubungannya dengan masalah yang di teliti. Hasil dari magang kerja ini dapat disimpulkan bahwa Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) mempunyai dua peranan, yang pertama yaitu sebagai Forwarder atau sebagai konsolidari muatan, tugasnya adalah bertanggung jawab dalam muatan di agen pelayaran. Sedang peranan yang kedua adalah sebagai wakil eksportir yang dimanan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) dapat bertindak sebagai pemilik barang ekspor dan bertanggung jawab penuh terhadap pengiriman barang ekspor, termasuk mengurusi dokumen ekspor. Hambatan-hambatan yang dihadapi Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) antara lain: 1. Peraturan: lambatnya pelayaran yang terjadi di perusahan pelayaran dalam pengambilan D/O, sehingga sering terjadi penundaan yang akan menyebabkan penyerahan kepada penerima akan terlambat, 2.Pengurusan Dokumen: adanya dokumen yang tidak jelas menerangkan kondisi barangnya akibatnya petugas bea dan cukai tidak yakin atau curiga akan kebenaran kondisi barang sehingga akan dilakukan pemeriksaan terhadap barang, 3. Tranportasi: tarif angkutan lokal yang cukup mahal, 4. Keterbatasan peralatan bongkar muat di Container Yard (CY) sehingga bila terjadi pengambilan Container oleh Trailer secara bersamaan mengakibatkan antrian yang cukup panjang. Saran yang dapat diajukan penulis adalah perusahaan dapat menambah tenaga kerja yang berkualitas, karena selalu mendapat order yang padat dan harus cepat dilaksanakan. Selain itu untuk menarik calon eksportir sebaiknya gedung harus direnofasi karena keadaan gedung yang sudah tua, serta peletakan papan nama yang kurang strategis harus di pindahkan ke tempat yang mudah dilihat oleh masyarakat luas maupun oleh Costomer
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Hari Murti, M.Si
Catatan Umum : 2119/2006
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis