Penulis Utama : Ditya Septyardi M
NIM / NIP : H0506044
× Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan urea dengan minyak sawit dalam ransum terhadap pH dan kecernaan fraksi serat pada sapi Peranakan Ongole (PO). Materi penelitian menggunakan sapi PO betina dengan bobot ± 250 kg dan umur ± 3,5 tahun sebanyak 3 ekor. Rancangan percobaan yang dipergunakan adalah Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan tiga perlakuan dan tiga kali periode. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali dan setiap ulangan terdiri dari satu ekor sapi. Ransum yang digunakan terdiri dari jerami padi fermentasi, bekatul, onggok, premix, molasses, urea, minyak sawit, bungkil kelapa sawit dan tanpa bungkil sawit. Perlakuan yang diberikan meliputi (Urea 1% tanpa minyak sawit, ( Urea 1% + minyak sawit 3%), (Urea 2% + Minyak sawit 6%). Peubah yang diamati adalah pH, konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, konsumsi Neutral Detergent Fiber, konsumsi Acid Detergent Fiber, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, kecernaan NDF dan kecernaan ADF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata perlakuan yaitu masing-masing adalah (Urea 1% tanpa perlakuan), ( Urea 1% + minyak sawit 3%), (Urea 2% + Minyak sawit 6%) dengan bungkil sawit untuk konsumsi bahan kering 7,19; 7,52; 7,19 (kg/ekor/hari), konsumsi bahan organik 6,21; 6,41; 6,18 (kg/ekor/hari), konsumsi NDF 2,44; 2,44; 2,27 (kg/ekor/hari), konsumsi ADF 3,52 ; 3,61; 3,34 (kg/ekor/hari), kecernaan bahan kering 60,25; 63,41; 64,35 (%), kecernaan bahan organik 72,06; 72,48; 73,09 (%), kecernaan NDF 43,06; 43,49; 48,70 (%), kecernaan ADF 46,03; 45,02; 50,12 (%), dan tanpa bungkil sawit untuk pH 7,17;6,81;7,09, konsumsi bahan kering 7,26; 6,86; 7,12 (kg/ekor/hari), konsumsi bahan organik 6,84; 6,45; 6,84 (kg/ekor/hari), konsumsi NDF 3,61; 3,38; 3,46 (kg/ekor/hari), konsumsi ADF 2,39; 2,17; 2,13 (kg/ekor/hari), kecernaan bahan kering 64,50; 62,50; 61,16 (%), kecernaan bahan organik 76.98; 74.57; 74.56 (%), kecernaan NDF 62.03; 54.15; 55.95 (%), kecernaan ADF 46.75; 38.52; 54.45 (%) Analisis variansi menunjukkan bahwa pH, konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, konsumsi NDF, konsumsi ADF, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, kecernaan NDF, kecernaan ADF pada masing-masing perlakuan adalah berbeda tidak nyata (P > 0,05) sedangkan pada ransum tanpa bungkil sawit kecernaan bahan kering adalah berpengaruh sangat nyata (P > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelapisan urea dengan minyak sawit sampai level 2%, tidak memengaruhi kecernaan fraksi serat pada sapi PO.
×
Penulis Utama : Ditya Septyardi M
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : H0506044
Tahun : 2013
Judul : Pengaruh Pelapisan Urea Dengan Minyak Sawit Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Fraksi Serat Pada Sapi Peranakan Ongole (Po)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2013
Program Studi : S-1 Produksi Ternak
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prodi. Peternakan-H.0506044-2013
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Wara pratitis ss, S.Pt., M.P
2. Ir. Susi dwi widyawati, MS
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.