Penulis Utama : Siti Syarifah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Efisiensi air saluran irigasi Colo Timur di Kabupaten Karanganyar tahun 2005
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2006
Kolasi : XVI,64 hal
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-K.5401040-2003
Subyek : IRIGASI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) menghitung besarnya kehilangan air saluran sekunder Colo Timur dan (2) menghitung besarnya efisiensi air Saluran Irigasi Colo Timur di Kabupaten Karanganyar. Sesuai dengan tujuan penelitian,maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah saluran sekunder Colo Timur Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian populasi karena semua populasinya digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi lapangan, dokumentasi dan uji laboratorium. Teknik analisis data untuk menghitung evaporasi dengan metode Penman, menghitung evapotranspirasi dengan metode Thornthwaite Mather, menghitung perkolasi menggunakan metode IRRI dengan analisis klas tekstur tanah dan untuk efisiensi irigasi dengan analisis debit melalui metode penampang tengah rata-rata. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (1) Kehilangan air untuk saluran sekunder Colo Timur Kabupaten Karanganyar disebabkan karena adanya evaporasi, evapotranspirasi dan perkolasi, nilai evaporasi di daerah penelitian paling tinggi terjadi pada Bulan September yaitu sebesar 3,789 mm/hari dan paling rendah pada Bulan Mei sebesar 2,641 mm/hari. Rata-rata evaporasi tahunan adalah 37,224 mm/tahuan. Untuk nilai evapotranspirasi tertinggi terjadi pada Bulan Agustus yaitu 5,172 mm/hari dan terendah pada Bulan Maret sebesar 4,619 mm/hari. Rata-rata evapotranspirasi tahunan adalah 4,899 mm/tahun. Nilai perkolasi di daerah penelitian pada masing-masing klas tekstur tanah memiliki nilai yang sama yaitu 1,3 mm/hari. (2) Efisiensi irigasi di saluran sekunder Colo Timur mempunyai nilai efisiensi paling baik yaitu saluran sekunder TOR 23A sebesar 97% artinya selama perjalanannya dari inlet ke outlet tidak banyak terjadi kehilangan air, sedangkan nilai efisiensi paling jelek pada saluran sekunder TOR 17 sebesar 65% artinya air irigasi dalam perjalanannya banyak mengalami kehilangan air sehingga air yang masuk dari inlet banyak yang tidak sampai pada outlet. Nilai rata-rata efisiensi irigasi di Saluran Irigasi Colo Timur Kabupaten Karanganyar adalah 80,3%.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Wakino, M.S
2. Setya Nugraha, S.Si, M.Si
Catatan Umum : 2464/2006
Fakultas : Fak. KIP