Penulis Utama : Bani Amin Burhanudin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Analisis Kesalahan dalam menyelesaikan soal progam linier pada siswa kelas II SMA Negeri 2 Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2006
Kolasi : XIII,107 hal
Sumber : UNS-FKIP Jur.P.MIPA NIM.K1300028
Subyek : LINIER
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) jenis-jenis kesalahan dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal program linear, (2) penyebab kesalahan dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal program linear, (3) alternatif pemecahan yang mungkin dilaksanakan agar kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal program linear dapat diatasi. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2004/2005 dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling (purposive sampling). Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik non statistik, yaitu reduksi, sajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) dalam menyelesaikan soal program linear siswa melakukan kesalahan-kesalahan antara lain: a) kesalahan dalam memahami kalimat soal meliputi; kesalahan membaca soal, kesalahan menyusun tabel, b) kesalahan dalam transformasi meliputi; kesalahan membuat model matematika bagian kendala dan bagian fungsi, c) kesalahan dalam perhitungan meliputi; kesalahan menentukan titik potong dua garis dengan metode eliminasi/subtitusi, kesalahan menggambar grafik, kesalahan menentukan daerah himpunan penyelesaian, kesalahan menentukan titik pojok, d) kesalahan membuat kesimpulan. (2) penyebab kesalahan-kesalahan tersebut adalah: (a) kesalahan membaca soal, penyebabnya siswa tidak teliti memperhatikan kembali apa yang ditanyakan dari soal sehingga siswa salah mengerjakan soal sesuai dengan permasalahan yang ada, kesalahan menyusun tabel, penyebabnya siswa tidak memahami maksud soal dengan baik sehingga siswa tidak dapat membuat tabel yang benar sesuai dengan permasalahan yang ada. (b) kesalahan membuat model matematika bagian kendala, penyebabnya siswa tidak dapat menemukan hubungan yang tepat antara data yang diketahui sehingga tidak dapat menyatakan hubungan matematika, kesalahan membuat fungsi tujuan, penyebabnya siswa tidak dapat menyatakan kalimat yang menjadi fungsi tujuan kedalam variabel yang tepat. (c) kesalahan menentukan titik potong dua garis dengan metode eliminasi/ subtitusi penyebabnya, siswa kurang teliti melakukan perhitungan, kesalahan menggambar grafik penyebabnya, siswa belum memahami konsep menggambar grafik, kesalahan menentukan daerah himpunan penyelesaian dari grafik, penyebabnya siswa masih bingung menentukan daerah arsiran yang tepat pada model matematika kendala, kesalahan menentukan titik pojok dari grafik, penyebabnya kebanyakan siswa tidak memahami tentang titik pojok. (d) kesalahan membuat kesimpulan, penyebabnya siswa tidak memperhatikan kembali apa yang ditanyakan dari soal, dan beberapa siswa tidak membuat kesimpulan dari hasil perhitungan. Hal ini disebabkan siswa beranggapan bahwa hasil perhitungan yang telah diperolehnya merupakan penyelesaian dari permasalahan yang ada. (3) Alternatif pemecahan: (a) Untuk mengatasi kesalahan dalam memahami soal, siswa seharusnya membaca soal tersebut dengan cermat sehingga dapat menceritakan kembali dengan kata-kata sendiri, menentukan apa yang diketahui, situasi soal dan apa yang ditanyakan dari soal. (b) Untuk mengatasi kesalahan siswa membuat model matematika bagian kendala dan bagian fungsi tujuan, siswa seharusnya memahami kalimat soal dengan cermat, kemudian mengidentifikasi variabel dalam soal, kemudian siswa mengklasifikasikan kalimat mana yang termasuk bagian kendala dan bagian mana yang memuat fungsi tujuan. Dari hasil identifikasi variabel dan klasifikasi kalimat (bagian kendala dan bagian fungsi tujuan) maka siswa dapat menyusun tabel dengan benar, setelah itu baru menyusun model matematika untuk diselesaikan. (c) untuk mengatasi kesalahan siswa dalam menentukan titik potong dua garis, menggambar grafik, menentukan daerah himpunan penyelesaian dan titik pojok, siswa seharusnya diberikan latihan soal yang lebih intensif. (d) untuk mengatasi kesalahan membuat kesimpulan, siswa seharusnya memperhatikan kembali apa yang ditanyakan dari soal dan membiasakan membuat kesimpulan sesuai dengan permasalahan yang ada dan jangan menganggap hasil akhir perhitungan sebagai kesimpulannya.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Ponco Sujatmiko, M.Si
2. Dr. Mardiyana, M.Si
Catatan Umum : 1755/2006
Fakultas : Fak. KIP