Tindakan sosial komunitas seni sinar betawi dalam pelestarian kesenian tradisional betawi
Penulis Utama
:
Abrian Ginanajar Saputro
NIM / NIP
:
D0309001
×Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tindakan yang dilakukan komunitas
Sinar Betawi dalam melestarikan kesenian tradisional Betawi. Penelitian ini merupakan jenis
penelitian deskriptif kualitatif, karena dimaksudkan untuk mengetahui tindakan sosial suatu
kelompok tertentu yaitu komunitas seni pertunjukan Sinar dalam hal adalah adaptasi,
pencapaian tujuan, integrasi, dan latensi. Deskriptif kualitatif semata-mata mengacu pada
identifikasi karakteristik (sifat yang membedakan) sekelompok manusia, benda atau peristiwa,
dan melibatkan proses konseptualisasi, serta menghasilkan pembentukan skema-skema
klasifikasi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori fungsionalisme struktural milik
Talcott Parsons. Parsons percaya bahwa ada empat imperatif fungsional bagi sistem untuk
bertahan hidup. Di sini sebuah sistem (Sinar Betawi) harus memenuhi keempat fungsi utama
yang di gagas Parsons yaitu AGIL (adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan latensi) apabila
tidak ingin mengalami kepunahan.
Lokasi penelitian ini adalah di Sanggar Sinar Betawi yang terletak di Perumahan TMII,
Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Grup dan sanggar seperti Sinar betawi memang banyak
terdapat dipinggiran kota Jakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan observasi partisipasi dan wawancara, kemudian teknik pengambilan sampel
dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Dalam penelitian ini peneliti
mengambil 15 orang yang dianggap mewakili dan mengetahui informasi secara mendalam.
Informan tersebut terdiri dari pemain di grup Sinar Betawi dan warga di lingkungan Sinar
Betawi berada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sinar Betawi sebagai sistem sosial mampu
menerapkan keempat fungsi AGIL (Adaptasi, Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan Latensi)
sebagai bentuk mempertahankan kesenian tradisional. (1) Adaptasi, yaitu komunitas Sinar
Betawi mampu beradaptasi dengan keadaan sosial dimana mereka berada. Dengan strategi
dan penyesuaian diri terhadap kondisi sosial di Jakarta saat ini, Sinar Betawi mampu
menunjukkan keberadaan mereka dalam pelestarian budaya; (2) Goal Attainment (Pencapaian
Tujuan), yaitu Sinar Betawi memiliki target dan tujuan untuk dicapai, mulai dari melestarikan
kebudayaan Betawi ke masyarakat, dan juga meregenerasi anak-anak muda dalam memainkan
kesenian tradisional; (3) Integrasi, dimana Sinar Betawi mampu mengkoordinir bagian-bagian
penting di dalam komunitas tersebut, mulai dari grup seni, sanggar, dan pemain; (4) Latensi,
dimana Sinar Betawi mampu memelihara motivasi dan semangat individu-individu didalam
sebuah komunitas untuk tetap melestarikan kebudayaan Betawi.
Kata Kunci : Betawi, Seni Pertunjukan
×
Penulis Utama
:
Abrian Ginanajar Saputro
Penulis Tambahan
:
1. 2.
NIM / NIP
:
D0309001
Tahun
:
2013
Judul
:
Tindakan sosial komunitas seni sinar betawi dalam pelestarian kesenian tradisional betawi
Edisi
:
Imprint
:
Surakarta - FISIP - 2013
Program Studi
:
S-1 Sosiologi
Kolasi
:
Sumber
:
UNS-FISIP Jur. Sosiologi-D.0309001-2013
Kata Kunci
:
Jenis Dokumen
:
Skripsi
ISSN
:
ISBN
:
Link DOI / Jurnal
:
-
Status
:
Public
Pembimbing
:
1. Akhmad Ramdhon S.Sos MA
Penguji
:
Catatan Umum
:
Fakultas
:
Fak. ISIP
×
File
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.