Penulis Utama : Gresmita Rindi Winarti
NIM / NIP : G0010087
× Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronik yang menyebabkan peningkatan aktivitas radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas yang berlebihan akan memicu terjadinya komplikasi pada diabetes. Radikal bebas akan bereaksi dengan lipid dan membentuk malondialdehid. Oleh karena itu antioksidan sangat dibutuhkan sebagai penetralisir radikal bebas. Daun sukun memiliki kandungan antioksidan berupa flavonoid, fenolik dan tanin yang dapat menetralisir aktivitas radikal bebas. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun sukun terhadap kadar malondialdehid pada tikus model diabetes melitus. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan post test only group design. Subyek dari penelitian ini adalah 30 ekor tikus putih jantan berusia 3 bulan dengan berat badan 160-200 g. Subyek dibagi kedalam 5 kelompok perlakuan yang masing-masing berisi 6 tikus. Sebelum perlakuan tikus diadaptasikan selama 3 hari kemudian diinduksi STZ-NA. Kelompok kontrol negatif, kelompok perlakuan I, II dan III diinduksi STZ-NA dengan dosis 65 mg/kg BB – 230 mg/kg BB. Perlakuan diberikan selama 14 hari. Kelompok normal dan kontrol negatif diberi Na CMC 2 ml/kg BB/hari, kelompok perlakuan I, II, dan III diberi ekstrak daun sukun dosis 200 mg/kg BB/hari, 400 mg/kg BB/hari, dan 800 mg/kg BB/hari. Setelah perlakuan selesai, dilakukan pengambilan sampel darah melalui vena retro-orbitalis untuk mengukur kadar malondialdehid. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney U. Hasil Penelitian: Hasil uji Kruskal Wallis menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan pada kelima kelompok dengan p < 0,05. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukan perbedaan yang signifikan kecuali pada kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan I tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Simpulan Penelitian: Ekstrak daun sukun berpengaruh terhadap penurunan kadar malondialdehid pada tikus model diabetes melitus dengan dosis optimal sebesar 800 mg/kgBB/hari. Kata kunci: Ekstrak daun sukun, MDA, diabetes melitus
×
Penulis Utama : Gresmita Rindi Winarti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0010087
Tahun : 2014
Judul : Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus Altilis F.) Terhadap Penurunan Kadar Malondialdehid (Mda) pada Tikus (Rattus Norvegicus) Model Diabetes Melitus
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2014
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G0010087-2014
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ida Nurwati, dr.,M.Kes
2. Nur Hafidha Hikmayani, dr., M.Clin Epid
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.