Penulis Utama : Nita Trini Ardila
NIM / NIP : K1309060
× Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apa kesulitan dan faktor penyebab kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan materi permutasi dan kombinasi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Madiun ditinjau dari penggunaan waktu luang yang cenderung digunakan untuk hiburan, (2) mengetahui apa kesulitan dan faktor penyebab kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan materi permutasi dan kombinasi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Madiun ditinjau dari penggunaan waktu luang yang cenderung digunakan untuk mengembangkan minat dan bakat, (3) mengetahui apa kesulitan dan faktor penyebab kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan materi permutasi dan kombinasi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Madiun ditinjau dari penggunaan waktu luang yang cenderung digunakan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan akademik. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan strategi penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling dan didasarkan pada kelompok penggunaan waktu luang siswa, yakni :(1) penggunaan waktu luang yang cenderung dimanfaatkan untuk hiburan (2) penggunaan waktu luang yang cenderung dimanfaatkan untuk mengembangkan minat dan bakat, dan (3) penggunaan waktu luang yang cenderung dimanfaatkan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan akademik. Subjek yang diambil untuk penelitian ini adalah 2 siswa untuk setiap kelompok penggunaan waktu luang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas. Tugas dalam penelitian ini adalah Tes Penyelesaian Masalah. Teknik analisis data meliputi tiga kegiatan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa : (1) dua subjek dengan penggunaan waktu luang yang cenderung dimanfaatkan untuk hiburan memiliki jenis kesulitan yang relatif sama dalam menyelesaikan masalah, adalah (a) kesulitan dalam memahami masalah yang diberikan, yakni kesulitan memahami konsep permutasi dan kombinasi, kesulitan memahami ciri-ciri permasalahan permutasi dan kombinasi, kesulitan memahami permasalahan permutasi berdasarkan jenisnya, dan kesulitan memahami hal yang ditanyakan dalam permasalahan (b) kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian, yakni tidak dapat menentukan cara yang tepat, tidak dapat menyusun strategi penyelesaian dengan lengkap, dan tidak dapat menjelaskan arah dari strategi yang telah disusun, (c) kesulitan dalam membuat kalimat matematika, yakni kesulitan menentukan model matematika dari permasalahan dan kesulitan dalam menjelaskan model matematika yang dibuatnya sendiri, (d) kesulitan dalam menggunakan prosedur matematika yang benar, yakni kesulitan dalam memahami konsep faktorial dan kesulitan dalam menggunakan konsep matematika dalam perhitungannya. Penyebab kesulitan yang terjadi karena siswa terlalu banyak bermain dan malas belajar. (2) dua subjek dengan penggunaan waktu luang yang cenderung dimanfaatkan untuk mengembangkan minat dan bakat memiliki jenis kesulitan yang berbeda dalam menyelesaikan masalah, adalah (a) kesulitan dalam memahami masalah yang diberikan, yakni subjek 3 kesulitan dalam memahami ciri-ciri permasalahan permutasi dan kombinasi dan kesulitan mamahami permasalahan permutasi berdasarkan jenisnya, sedangkan subjek 4 tidak mengalami kesulitan, (b) kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian, yakni subjek 3 kesulitan mengaitkan strateginya dengan permasalahan pada permasalahan permutasi dan tidak dapat menyusun strategi dengan lengkap, sedangkan subjek 4 tidak mengalami kesulitan, (c) kesulitan dalam membuat kalimat matematika, yakni subjek kesulitan mengaitkan hal yang diketahui dengan strategi yang disusun, sedangkan subjek 4 tidak mengalami kesulitan. Penyebab kesulitan adalah siswa sering tidak mengikuti pelajaran matematika karena mengikuti kegiatan pengembangan minat dan bakat di sekolah. (3) subjek dengan penggunaan waktu luang yang cenderung dimanfaatkan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan akademik memiliki jenis kesulitan yang relatif sama dalam menyelesaikan masalah, adalah (a) kesulitan dalam memahami masalah, yakni kesulitan memahami cirri-ciri permasalahan permutasi dan kombinasi, kesulitan memahami permasalahan permutasi berdasarkan jenisnya, dan kesulitan dalam memahami konsep permutasi dan kombinasi, (b) kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian, yakni tidak dapat menentukan cara yang tepat untuk menjawab pertanyaan pada soal, (c) kesulitan dalam membuat kalimat matematika, yakni kesulitan dalam menentukan model matematika dari permasalahan, (d) tidak mengalami kesulitan dalam melakukan prosedur matematika. Penyebab kesulitan adalah siswa hanya mengahafal soal-soal dan cara penyelesaian masalah dari buku maupun soal yang diberikan oleh guru saja tanpa memahami lebih dalam konsep dari penyelesaian masalah tersebut.
×
Penulis Utama : Nita Trini Ardila
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1309060
Tahun : 2014
Judul : Analisis Kesulitan Dalam Menyelesaikan Masalah Subpokok Bahasan Permutasi Dan Kombinasi Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (Sma) Ditinjau Dari Penggunaanwaktu Luang (Penelitian Di Sma Negeri 1 Madiun Tahun Ajaran 2013/2014)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. KIP - 2014
Program Studi : S-1 Pendidikan Matematika
Kolasi :
Sumber : UNS-F. KIP Jur. Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-K.1309060-2014
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Budi Usodo, M.Pd,
2. Dhidhi Pambudi, S.Si, M.Cs
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.