Penulis Utama : Rangga Umara
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Aliansi jurnalis independen (AJI) biro surakarta : perjuangan untuk kebebasan pers di Surakarta (1990-2002)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2007
Kolasi : xv, 112 hal.
Sumber : UNS-FSSR Jurusan Ilmu Sejarah NIM.C0599030-2007
Subyek : ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Biro Surakarta? (2) Bagaimanakah kontribusi dan peran AJI Biro Surakarta dalam kehidupan pers dalam kehidupan pers di Surakarta? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Metode ini mencakup empat tahap proses penelitian, yakni (1) heuristik, yakni proses menemukan sumber data, dan membangun fakta berdasarkan data-data temuan tersebut. Sumber data primer adalah data arsip baik kegiatan, maupun rekomendasi AJI Biro Surakarta serta arsip lain yang relevan, ditambah sumber sekunder seperti artikel koran/majalah, jurnal dan buku. (2) Kritik sumber, yakni proses mencari otentisitas/keaslian data sumber yang diperoleh dan dilakukan dalam bentuk kritik intern dan ekstern. (3) Proses interpretasi, yakni proses menerjemahkan atau menafsirkan fakta-fakta yang didasarkan pada data-data yang telah diproses pada tahap sebelumnya (kritik sumber). (4) Proses Historiografi, yakni proses penulisan kisah sejarah hasil pemahaman dan interpretasi atas fakta-fakta sejarah yang telah diperoleh dan diolah. Dari analisis ini, maka dapat disimpulkan beberapa hal: (1) AJI Biro Surakarta hadir dengan latar belakang sejarah yang berbeda dengan AJI biro lainnya. AJI Biro Surakarta dapat berkembang dan menjadi satu-satunya AJI biro yang terletak di kota non ibukota provinsi. (2) Kebebasan pers yang diperjuangkan AJI Biro Surakarta, dimaknai tidak hanya sekedar terbebas dari represivitas penguasa. Mewujudkan kebebasan pers, dimaknai AJI Biro Surakarta sebagai perjuangan mewujudkan profesionalisme jurnalis, dimana ketaatan pada kode etik menjadi hal yang mutlak. Pelbagai aktivitas AJI Biro Surakarta diarahkan untuk menciptakan jurnalis yang profesional. (3) AJI Biro Surakarta mampu membawa inovasi dan mengusung isu-isu yang berpihak pada kepentingan jurnalis, seperti isu jurnalis adalah buruh, anti amplop, advokasi jurnalis kontrak, pembuatan standar upah minimum jurnalis, serta keterlibatan dalam gerakan yang mendukung kekebasan pers.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.doc
BAB II.doc
BAB III.doc
BAB IV.doc
BAB V.doc
DAFTAR PUSTAKA.doc
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Warto, M.Hum
Catatan Umum : 5414/2007
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa