Penulis Utama : Akhmad Dwi Prawirayudha
NIM / NIP : K4409001
× Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Sejarah terbentuknya seni tradisional Jamjaneng di Kebumen, (2) Perkembangan kesenian Jamjaneng di Kebumen, (3) Usaha pelestarian seni tradisional Jamjaneng di Kebumen. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif, yaitu suatu cara dalam meneliti suatu peristiwa pada masa sekarang dengan menghasilkan data-data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang tertentu atau perilaku yang dapat diamati dengan menggunakan langkah-langkah tertentu. Dalam penelitian ini digunakan strategi studi kasus terpancang tunggal. Sumber data yang digunakan adalah sumber benda, tempat, peristiwa, informan, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive dan snowball sampling. Penelitian ini, untuk mencari validitas data digunakan dua teknik trianggulasi yaitu trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif, yaitu proses analisis yang bergerak di antara tiga komponen yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan: (1) Kesenian Jamjaneng diciptakan oleh Kyai Jamjani di desa Mrentul, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen sekitar tahun 1824. Tujuan utama penciptaan kesenian ini adalah sebagai suatu media untuk menyebarkan agama Islam. (2) Seiring dengan perkembangan zaman, akibat pengaruh budaya asing (global) yang masuk dan mulai mengusik kehidupan kesenian Jamjaneng di Kebumen. Kehidupan shalawat Jamjaneng pada akhirnya mulai terpinggirkan akibat tergerus budaya asing yang lebih modern. Hal tersebut berdampak pada kehadiran kesenian Jamjaneng lama yang mengalami pergeseran bentuk, peran, dan fungsinya. Dampak dari pengaruh kesenian modern mampu memberikan warna dan bentuk yang baru pada kesenian Jamjaneng lama hingga merubah bentuk menjadi kesenian “Jamjaneng Modern”. (3) Sebagai warisan budaya yang menyajikan tontonan dan tuntunan, kesenian Jamjaneng membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak baik pemerintah, seniman Jamjaneng, dan masyarakat Kebumen. Upaya yang dilakukan untuk melestarikan kesenian Jamjaneng yaitu oleh pemerintah daerah Kabupaten Kebumen dengan mengadakan acara festival kesenian Jamjaneng Kebumen dan membuat kebijakan-kebijakan yang mengatur tentang upaya menjaga kelestarian kesenian Jamjaneng. Peran seniman Jamjaneng yaitu dengan membentuk organisasi yang resmi kesenian Jamjaneng Kebumen yaitu PASTRAJAKEB dan mengadakan acara lapanan. Upaya tersebut harus didukung oleh masyarakat Kebumen selaku penikmat kesenian Jamjaneng di Kebumen agar kesenian Jamjaneng di Kebumen tetap terjaga kelestariannya hingga masa yang akan datang.
×
Penulis Utama : Akhmad Dwi Prawirayudha
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K4409001
Tahun : 2014
Judul : Pelestarian Seni Tradisional Jamjaneng di Kebumen
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.KIP - 2014
Program Studi : S-1 Pendidikan Sejarah
Kolasi :
Sumber : UNS-F.KIP Jur.Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-K.4409001-2014
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Hermanu Joebagio, M.Pd,
2. Drs.Herimanto, M.Pd, M.Si,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.