Penulis Utama : Sugiarti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Pengadilan surambi di kasunanan Surakarta pasca palihan nagari
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra UNS - 2004
Kolasi : xii, 137 hal.
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM.C0500055-2004
Subyek : FEODALISME
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian tentang pengadilan Surambi ini bertujuan untuk: 1) menjelaskan latar belakang diberlakukannya pengadilan Surambi, 2) menjelaskan perkembangan pengadilan Surambi, dan 3) menjelaskan tugas dan wewenang pengadilan Surambi di Kasunanan Surakarta pasca Palihan Nagari.

Penelitian ini merupakan penelitian sejarah, sehingga metode penelitian yang dipergunakan adalah metode sejarah. Metode sejarah ini meliputi heuristik, kritik sumber ekstern dan intern, interpretasi dan historiografi.

Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kualitatif deskriptif, yaitu analisa yang didasarkan pada hubungan sebab akibat dari suatu fenomena historis dalam situasi tertentu. Analisa data ini diperoleh dari dokumen dan studi pustaka.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengadilan Surambi sebagai cerminan pemberlakuan syariat Islam pernah mengalami masa-masa kejayaan. Pengadilan Surambi sudah ada pada masa pemeintahan Sultan Agung yang kemudian diteruskan oleh para penerusnya.  Sejak pemerintahan pindah ke Surakarta pengadilan Surambi mengalami perluasan pada masa pemerintahan Sunan Paku Buwana IV (1788-1820). Hal itu tampak dengan ditempatkannya pengadilan Surambi sebagai pengadilan tingkat banding. Pada saat itu pengadilan Surambi tidak hanya menangani perkara keluarga, tetapi juga menangani perkara pidana

Seiring dengan adanya penetrasi Kumpeni, pengadilan-pengadilan di Kasunanan Surakarta mengalami pengurangan kekuasaan, termasuk pengadilan Surambi. Reorganisasi terhadap sistem peradilan di Kasunanan Surakarta yang dilakukan oleh Kumpeni secara bertahap. Kemunduran kekuasaan dibidang pengadilan ini mulai terasa pada masa pemerintahan Sunan Paku Buwana VII (1830-1858). Reorganisasi sistem peradilan secara besar-besaran terjadi pada tahun 1903, pada awal pemerintahan Sunan Paku Buwana X (1893-1939). Pergeseran pengadilan Surambi ditandai dengan ditempatkannya pengadilan Pradata Gedhe sebagai pengadilan tertinggi. Hal itu termuat dalam Staatsblad  van Nederlandsch Indie tahun 1847 No.30. Akibatnya, kekuasaan pengadilan Surambi dilimpahkan ke pengadilan Pradata Gedhe. Selanjutnya pengadilan Surambi hanya berhak menangani urusan sentana dalem.

 

 

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Buchari
2. Drs. Radjiman
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa