Penulis Utama : Burhan Bagus Panuntun
NIM / NIP : I1111016
× Beton Dikenal Sebagai Bahan Bangunan Yang Berpori. Pori – Pori Ini Merupakan Hasil Dari Proses Hidrasi (Air + Semen) Dan Sisa Air Yang Menguap Di Dalam Beton Setelah Proses Hidrasi Yang Menyebabkan Beton Tidak Kedap Air. Penggunaan High Volume Fly Ash Sebagai Cementitious Dan Filler Pada Beton Dengan Ukuran Butiran Fly Ash (45µm) Yang Lebih Kecil Dari Pada Butiran Semen (75 µm) Akan Memperkecil Pori-Pori Yang Ada Pada Beton. Selain Itu Proses Pemadatan Juga Dapat Meminimalkan Adanya Udara Yang Terjebak Dalam Beton Segar Sehingga Diperoleh Beton Yang Homogen Dan Tidak Terjadi Rongga-Rongga Di Dalam Beton (Honey-Comb). Penemuan Superplasticizer Memungkinkan Untuk Mendapatkan Beton Segar Yang Bersifat Daya Mengalir Tinggi (High-Flowable) Dan Memadat Dengan Sendiri (Self-Compactable), Dimana Beton Segar Mampu Mengalir Dan Memadat Dengan Memanfaatkan Berat Sendiri Sehingga Menghasilkan Beton Keras Yang Benar-Benar Padat Atau Kompak Tanpa Dilakukan Proses Pemadatan Atau Vibrasi. Proporsi Agregat Kasar Sangat Menentukan Kekuatan Kepada Calon Beton, Kekuatan Beton Tergantung Pada Kekuatan Agregat Kasarnya. Sifat Yang Penting Dari Agregat Kasar Adalah Kekuatan Hancur Dan Ketahanan Terhadap Benturan Yang Dapat Mempengaruhi Ikatanya Dengan Pasta Semen. Tekstur Permukaan Yang Kasar Pada Agregat Kasar Dapat Meningkatkan Rekatan Agregat-Semen Sampai 1,75 Kali Dan Meningkatkan Kuat Tekan Beton Hingga 20 Persen. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Volume Agregat Kasar Terhadap Sifat Segar Dan Kuat Tekan High Volume Fly Ash Concrete. Metode Yang Dipakai Dalam Penelitian Ini Adalah Metode Eksperimen, Yaitu Membuat Komposisi Campuran Beton Dengan Variasi Volume Agregat Kasar Yang Ideal Untuk Menghasilkan Campuran High Volume Fly Ash Concrete (HVFAC). Pengujian Beton Segar Dilakukan Dengan 5 (Lima) Metode, Yaitu : Slump Flow Test, J-Ring Flow Table Test, L-Box Test, Box Type Test Dan V-Funnel Test. Pengujian Beton Keras Dilakukan Terhadap Kuat Tekan Silinder Beton Dengan Menggunakan Alat Uji Kuat Tekan Pada Umur 7 Hari, 28 Hari, 56 Hari Serta 90 Hari. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Variasi Agregat Kasar Dengan Kadar Tertentu Dapat Berpengaruh Terhadap Daya Alir Beton Sehingga Mempengaruhi Sifat Segar Dari Campuran Beton Dan Kuat Tekan Beton. Pada Penelitian Ini Dengan Variasi Kadar Agregat Kasar, Campuran Beton Memenuhi Syarat Sifat Beton Untuk Mengalir (Flowability). Variasi Kadar Agregat Kasar Tertentu Dapat Menaikkan Atau Menurunkan Kuat Tekannya. Pada Pengujian Ini Nilai Kuat Tekan Yang Paling Tinggi Yaitu Pada Pada Kadar Variasi Agregat Kasar 30%, Untuk Umur Pengujian 7, 28, 56, Dan 90 Hari.
×
Penulis Utama : Burhan Bagus Panuntun
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I1111016
Tahun : 2014
Judul : Pengaruh Volume Agregat Kasar Terhadap Sifat Segar Dan Kuat Tekan Pada High Volume Fly Ash Concrete
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Teknik - 2014
Program Studi : S-1 Teknik Sipil Non Reguler
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Teknik Jur.Teknik Sipil-I1111016-2014
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. S.A. Kristiawan, S.T., M.Sc., Ph.D
2. Ir. Sunarmasto, M.T
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.