Penulis Utama : Y Risang Pangarso
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C.0808044
Tahun : 2013
Judul : Desain Interior The Rolling Stones Music Center Di Jakarta Dengan Konsep Retro
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. SSR - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. SSR Jur. Desain Interior-C.0808044-2014
Subyek : DESAIN INTERIOR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : 2014. The Rolling Stones Music Center merupakan sebuah bangunan pusat rekreasi, edukasi, dan hiburan. Pemilihan topik The Rolling Stones Music Center didasari oleh beberapa hal, salah satunya adalah Indonesia merupakan negara dengan industri musik yang sedang berkembang pesat, selain itu banyak fans The Rolling Stones di Indonesia yang belum terwadahi, sehingga keberadaan The Rolling Stones Music Center ini diharapkan dapat mewadahi fans The Rolling Stones dari berbagai kota di Indonesia. Perancangan tematis The Rolling Stones Music Center dipusatkan pada area Retro Rock Cafe. Selain itu juga terdapat ruang lainnya, yaitu Souvenir Store, Casette Store, Lobby, Gallery, Pierching dan Tatto Shop, Movie Theater, Area Diorama, Foyer. Selain itu juga terdapat ruang pendukung lainnya, yaiutu Ruang Karyawan, Kantor, Pantry, Toilet, Hotspot Area, Ruang Wardrobe dan Sound Control. Perancangan The Rolling Stones Music Center ini diasumsikan berada di kota Jakarta, yaitu jalan Lubang Buaya, Pondok Gede. Dipilihnya jalan Lubang Buaya, Pondok Gede karena kawasan ini merupakan salah satu kawasan pusat bisnis dan hiburan yang banyak dikunjungi wisatawan baik itu wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Kawasan ini juga terletak di perbatasan dua kota besar, yaitu Bekasi dan Jakarta Timur sehingga memudahkan dalam sarana transportasi. Penerapan sistem akustik pada Retro Rock Cafe dikerjakan dengan menambahkan dinding pelapis yang terbuat dari berbagai lapisan seperti glasswoll dan karpet, hal ini bertujuan agar suara teredam dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung The Rolling Stones Music Center. Tema perancangan yang digunakan “retro”. Tema diambil karena retro muncul dan besar pada zaman dimana The Rolling Stones mengawali karier, mengalami era kesuksesan awal dan periode kejayaan, sehingga sangat tepat untuk memunculkan nuansa nostalgia. Konsep perancangan menggunakan perpaduan warna dan bentuk yang menjadi ciri khas retro Kata „retro‟ sendiri merupakan kependekan dari retrospektif, yaitu kembali ke masa lalu. Retro yaitu gaya interior yang terinspirasi dari gaya yang menjadi ikonik di jaman dulu. Perancangan interior mulai dari interior sistem, elemen pembentuk ruang, elemen pengisi ruang, hubungan antar ruang, organisasi ruang mengacu pada beberapa literatur dan tinjauan lapangan dengan mempertimbangkan unsur desain, prinsip desain, dan tema retro.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0076.JPG
cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Djoko Panuwun, M.Sn
2. Ambar Mulyono, S.Sn, M.T
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa