Penulis Utama : Sri Suryati
NIM / NIP : S811302046
× Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui: (1) Perencanaan Pembelajaran Ipa Dengan Model Pembelajaran Inquiry Di Smpn 2 Pulokulon Grobogan; (2) Pelaksanaan, Kendala, Pendukung Pembelajaran Ipa Dengan Model Pembelajaran Inquiry Di Smpn 2 Pulokulon Grobogan; Dan (3) Hasil Pembelajaran Ipa Dengan Model Pembelajaran Inquiry Di Smpn 2 Pulokulon Grobogan. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Kualitatif Dengan Desain Etnografi. Metode Pengumpulan Data Menggunakan Wawancara Mendalam, Observasi Partisipasi, Dan Dokumentasi. Analisis Data Menggunakan Model Analisis Interaktif. Hasil Penelitian Menunjukkan: (1) Perencanaan Pembelajaran Inquiry Di Smpn 2 Pulokulon Dilakukan Dengan Menekankan Pada Pengembangan Aspek Afektif, Kognitif Dan Psikomotor Secara Seimbang, Dan Mendidik Siswa Berfikir Ilmiah. Guru Ipa Di Smpn 2 Pulokulon Mempersiapkan Perangkat Pembelajaran Yang Meliputi Silabus, Rpp, Lks, Dan Media Pembelajaran. Hal Lain Yang Direncanakan Guru Adalah Lokasi Yang Akan Digunakan Untuk Kegiatan Pembelajaran Ipa Dengan Model Inquiry. Selain Itu Guru Juga Menyiapkan Materi Dengan Mengaitkannya Dengan Kehidupan Sehari-Hari Siswa. (2) Pelaksanaan Pembelajaran Ipa Dengan Model Pembelajaran Inquiry Dimulai Dengan Tahap Orientasi Yang Merupakan Kegiatan Awal Pembelajaran. Tahap Orientasi Dilakukan Dengan Tujuan Untuk Mengembangkan Kemampuan Siswa Dalam Melakukan Penyelidikan Terhadap Suatu Masalah Dan Mencari Jawaban Sendiri Terhadap Masalah Tersebut. Kegiatan Inti Pembelajaran Berisi Empat Kegiatan Yaitu Merumuskan Masalah, Mengajukan Hipotesis, Pengumpulan Data, Menguji Hipotesis, Kesimpulan. Terdapat Tiga Faktor Pendukung Pembelajaran Ipa, Yaitu Faktor Media & Alat Pembelajaran, Factor Guru, Dan Motivasi Belajar Siswa Yang Tinggi. Kendala Yang Menghambat Antara Lain: (A) Guru Kurang Mengontrol Siswa Dalam Pembelajaran, (B) Siswa Kurang Teliti Mencata Data Hasil Percobaan, (C) Siswa Kurang Tepat Menginterpretasi Data, (D) Masih Terdapat Siswa Yang Kesulitan Membuat Kesimpulan Sendiri, Dan (E) Masih Terdapat Siswa Yang Kurang Aktif Dan Tidak Berani Jika Disuruh Menyampaikan Hasil Percobaannya Didepan Kelas. (3) Penilaian Yang Dilakukan Adalah Penilaian Otentik. Penilaian Ini Tidak Hanya Menilai Hasil Belajar Siswa Melalui Tes, Namun Juga Menilai Proses Pembelajaran Yang Dilakukan. Aspek-Aspek Penilaian Yang Digunakan Meliputi: A) Aspek Kognitif; B) Aspek Afektif; Dan C) Aspek Psikomotor. Penilaian Pembelajaran Ipa Dengan Menggunakan Model Inquiry Dilakukan Pada Saat Pembelajaran Berlangsung Atau Pada Saat Melakukan Percobaan Dan Setelah Selesai Membahas Satu Atau Beberapa Kompetensi Dasar. Secara Klasikal, Pencapaian Nilai Siswa Mampu Mencapai 85 % Tuntas Atau 85 % ≥ Kkm.
×
Penulis Utama : Sri Suryati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S811302046
Tahun : 2014
Judul : Model Pembelajaran Inquiry Pada Mata Pelajaran Ipa Di Smpn 2 Pulokulon Grobogan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2014
Program Studi : S-2 Teknologi Pendidikan
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi.Teknologi Pendidikan-S811302046-2014
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd
2. Dr. Suharno, M.Pd.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.