Penulis Utama : Wiwin Hermanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Pengaruh motivasi dan pelimpahan wewenang sebagai variabel moderating terhadap hubungan antara partisipasi anggaran dan senjangan anggaran
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi : 92 hal.
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0399015-2004
Subyek : MANAJEMEN KEUANGAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian yang mengkaji hubungan antara partisipasi penyusunan anggaran dengan senjangan anggaran telah banyak dilakukan. Tetapi hasil yang diperoleh tidak konsisten. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Dunk (1993) menyebutkan bahwa adanya partisipasi penyusunan anggaran akan mengurangi senjangan anggaran. Sedangkan Yuwono (1999) memperoleh hasil bahwa partisipasi anggaran akan meningkatkan senjangan anggaran. Untuk menyelesaikannya bisa dilakukan dengan pendekatan kontinjensi (Govindarajan, 1986). Penelitian dengan judul “Pengaruh Motivasi dan Pelimpahan Wewenang Sebagai Variabel Moderating Terhadap Hubungan antara Partisipasi Anggaran dan Senjangan Anggaran” ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap senjangan anggaran, serta membuktikan ada tidaknya pengaruh motivasi dan pelimpahan wewenang yang berfungsi sebagai variabel moderat terhadap hubungan antara partisipasi anggaran dan senjangan anggaran. Hipotesis yang diajukan adalah partisipasi anggaran akan meningkatkan senjangan anggaran, motivasi dan pelimpahan wewenang mempunyai pengaruh moderating terhadap hubungan antara partisipasi anggaran dan senjangan anggaran.

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur besar berbentuk Perseroan Terbatas di Eks Karesidenan Surakarta berdasarkan Daftar A-21-A Perusahaan Manufaktur Besar Tahun 1998. Sampel dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Responden penelitian ini adalah manajer menengah. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dikumpulkan dengan mail questionnaires dan mendatangi langsung responden. Data dianalisis dengan menggunakan metode regresi linier sederhana dan regresi berganda (multiple regression).

Hasil pengujian menggunakan regresi linier sederhana berhasil mendukung hipotesis pertama yaitu partisipasi penyusunan anggaran akan meningkatkan senjangan anggaran. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi (β1) yang positif sebesar 0,524279 dengan probabilitas 0,0004. Hipotesis kedua berhasil diterima, motivasi mempunyai pengaruh moderating terhadap hubungan antara partisipasi anggaran dengan senjangan anggaran. Pengaruh yang ditunjukkan bahwa motivasi yang rendah menyebabkan hubungan partisipasi anggaran positif terhadap senjangan anggaran. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi (b4) yang negatif sebesar -0,015420 dengan probabilitas 0,0012. Penelitian ini juga berhasil menerima hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa partisipasi penyusunan anggaran akan berpengaruh positif terhadap senjangan anggaran pada derajad pelimpahan wewenang yang tinggi (desentralisasi). Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi (b5) positif sebesar 0,018025 dengan probabilitas 0,0285. Hasil pengujian secara serentak menunjukkan bahwa partisipasi, motivasi dan pelimpahan wewenang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap senjangan anggaran, ditunjukkan dengan nilai F hitung sebesar 27,778 lebih besar dari F tabel sebesar 3,32. Nilai R2 sebesar 0,715 yang berarti bahwa 71,5% variasi variabel senjangan dapat dijelaskan oleh variabel partisipasi, motivasi, dan pelimpahan wewenang.

Keterbatasan dari penelitian ini antara lain kecilnya jumlah kuesioner yang kembali dan terbatasnya penelitian pada perusahaan manufaktur besar di Eks Karesidenan Surakarta, mungkin menyebabkan hasil yang diperoleh kurang bisa digeneralisasi. Oleh karena itu, peneliti mengajukan saran untuk memperbesar jumlah populasi serta pelaksanaan penelitian survei sekaligus melakukan wawancara agar data yang diperoleh dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Selain itu, bagi perusahaan yang menerapkan sistem penganggaran partisipatif diharapkan mempertimbangkan motivasi yang dimiliki manajer menengah, karena motivasi yang rendah menyebabkan hubungan antara partisipasi dan senjangan positif. Selain itu juga harus berhati-hati ketika menerapkan sistem pelimpahan wewenang yang terdesentralisasi, karena kecenderungan tingkat senjangan akan meningkat. Oleh karena itu sebaiknya pelimpahan wewenang tidak diberikan secara penuh.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ak
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis