Penulis Utama : Diyah Setiyani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0609013
Tahun : 2014
Judul : Hubungan Pola Keruangan Faktor Kondisi Pengembangan Dengan Tingkat Keberlanjutan Klaster Batik Kauman Dan Laweyan Di Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Teknik - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Teknik Jur.Arsitektur-I.0609013-2014
Subyek : POLA KERUANGAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini didasarkan pada fenomena penerapan strategi klaster pada industri batik Kauman dan Laweyan di Kota Surakarta pada tahun 2007. Klaster batik Kauman dan Laweyan menghadapi permasalahan terutama pada faktor kondisi pengembangan klaster yang terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya fisik, sumber daya pengetahuan, sumber daya modal dan infrastruktur. Komponen faktor kondisi pengembangan klaster batik selalu terikat dengan keberadaan lokasi industri, dalam perkembangannya masing-masing lokasi membentuk ekspresi pola keruangan yang berbeda sesuai dengan kegiatan industrinya. Di sisi lain, industri batik harus memenuhi keberlanjutan klaster untuk tetap berlangsung daya hidupnya. Berdasarkan fenomena tersebut muncul pertanyaan, Apakah pada saat pola keruangan faktor kondisi pengembangan klaster berubah, tingkat keberlanjutan klaster juga berubah?. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola keruangan faktor kondisi pengembangan klaster dengan tingkat keberlanjutan klaster batik Kauman dan Laweyan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deduktif dengan beberapa teknik analisis yaitu supply chain, overlay mapping, skoring dan deskriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa pola keruangan faktor kondisi pengembangan klaster memiliki ekspresi keruangan yang berbeda sesuai dengan jenis kegiatan industri yang berlangsung di dalam klaster, begitu pula dengan tingkat keberlanjutan klaster yang memiliki tingkatan keberlanjutan yang berbeda. Hubungan antara pola keruangan faktor kondisi pengembangan klaster dengan tingkat keberlanjutannya diklasifikasikan kedalam dua bentuk, yaitu bentuk hubungan berdampak dan bentuk hubungan tidak berdampak. Kedua bentuk hubungan tersebut mampu menunjukan bahwa kedekatan lokasi antar industri mampu memberi manfaat bagi keberlanjutan perkembangan industri batik di Kauman dan Laweyan.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
01 BAB I diyah setiyani 013.pdf
02 BAB II diyah setiyani 013.pdf
03 BAB III diyah setiyani 013.pdf
03 BAB III diyah setiyani 013.pdf
05 BAB V diyah setiyani 013.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Ana Hardiana, MT
2. Isti Andini, ST, MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik