Penulis Utama : Bakti Setio Gustomo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S920109001
Tahun : 2014
Judul : Hubungan Antara Sumbatan Hidung Dengan Gangguan Fungsi Penghidu Pada Rinosinusitis Kronik
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasrjana - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi.Ilmu Kesehatan-S920109001-2014
Subyek : RINOSINUSITIS KRONIK
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar Belakang : Rinosinusitis Kronik Merupakan Peradangan Kronik Pada Mukosa Hidung Dan Sinus Paranasal. Gangguan Sumbatan Hidung Dan Gangguan Penghidu Merupakan Salah Satu Gejala Dan Kriteria Diagnosis Yang Terkadang Tidak Diperhatikan Oleh Penderita Dan Klinisi. Padahal Gangguan Penghidu Dapat Menurunkan Kualitas Hidup Penderita. Oleh Karena Itu Penting Sekali Untuk Dapat Mendeteksi Gejala Ini Serta Mengetahui Hubungannya Antara Gangguan Sumbatan Hidung Dengan Gangguan Fungsi Penghidu Pada Rinosinusitis Kronik. Bahan Dan Cara : Penelitian Ini Merupakan Penelitian Eksploratif Dengan Desain Cross Sectional Di Departemen Tht-Kl Fk Uns/ Rsud Dr. Moewardi Surakarta. Sampel Diambil Secara Consecutive Sampling Mulai Nobember 2013 Sampai Februari 2014. Penderita Rinosinusitis Kronik Dilakukan Pemeriksaan Pnif ( Peak Nasal Inspiratory Flow), Sniffin Sticks. Analisis Statistik Bivariat Menggunakan Uji Chi Square . Hasil : Dari 35 Subjek Penelitian, Jenis Kelamin Laki-Laki 11 Orang (31,40), Jenis Kelamin Perempuan Sebanyak 24 Orang (68,60%), Didapatkan Umur 46-60 Tahun Sebanyak 15 Orang (42,90 %). Hubungan Antara Terdapat Septum Deviasi Dengan Gangguan Fungsi Penghidu Tidak Bermakna Secara Statistik (P=0.084), Tapi Mempunyai Resiko Kejadian Gangguan Fungsi Penghidu Sebesar 6 Kali (Or=6,00). Hubungan Antara Terdapat Polip Kavum Nasi Dengan Gangguan Fungsi Penghidu Tidak Bermakna Secara Statistik (P=0.189), Tapi Mempunyai Resiko Kejadian Gangguan Fungsi Penghidu Sebesar 4 Kali (Or=4,118). Hubungan Antara Terdapat Rinitis Alergi Dengan Gangguan Fungsi Penghidu Bermakna Secara Statistik (P=0.027),Tapi Mempunyai Resiko Kejadian Gangguan Fungsi Penghidu Yang Sangat Kecil (Or=0.159). Pasien Yang Mempunyai Sumbatan Hidung Dan Gangguan Fungsi Penghidu Sebanyak 20 Orang (57,15%). Hubungan Antara Sumbatan Hidung Dengan Gangguan Fungsi Penghidu Bermakna Secara Statistik (P=0.005) Kesimpulan : Terdapat Hubungan Tidak Bermakna Antara Septum Deviasi, Polip Kavum Nasi Terhadap Gangguan Fungsi Penghidu Pada Rinosinusitis Kronik. Terdapat Hubungan Bermakna Antara Rinitis Alergi Dengan Gangguan Fungsi Penghidu.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0013.JPG
cover.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
bab 6.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. S. Hendradewi, Sp.Tht-Kl,Msi.Med
2. Dr. Dr.Putu Wijaya K,Sptht-Kl
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana