Penulis Utama : Santy Febriana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Penerapan Metode Six Sigma DMAIC Untuk Perbaikan Kualitas Fisik Batang Rokok Merk Samudra Emas 16 pada Cigarette Maker Machine
Edisi :
Imprint : Surakarta - FT - 2007
Kolasi : xvi, 20 Hal.
Sumber : UNS-FT Jurusan Teknik Industri NIM.I0302594
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Santy Febriana, NIM : I 0302594. PENERAPAN METODE SIX SIGMA DMAIC UNTUK PERBAIKAN KUALITAS FISIK BATANG ROKOK MERK SAMUDERA EMAS 16 PADA CIGARETTE MAKER MACHINE. (Studi Kasus PT. Asia Marko). Skripsi. Surakarta : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Juli 2007. PT. Asia Marko merupakan perusahaan yang memproduksi rokok dengan beragam merk. Merk Samudera Emas 16 merupakan merk rokok yang paling diminati oleh pelanggan. Dalam memproduksi rokok Samudera Emas pada cigarette maker machine masih banyak terdapat produk cacat yang dihasilkan terutama dari cacat fisik, kecacatan mencapai 10% dari total produksi, sedangkan standar perusahaan hanya 5% dari total produksi . Dengan adanya permasalahan ini maka dibutuhkan suatu penyelesaian perbaikan dengan menggunakan metode perbaikan kualitas yaitu six sigma DMAIC (define, measure, analyze, improve, control) Tahapan DMAIC dimulai dengan pengumpulan data pada define untuk penentuan critical to quality (CTQ). Selanjutnya pembuatan diagram pareto untuk mengetahui critical to quality (CTQ) kunci. Dari tahap define diketahui CTQ kunci adalah cacat lem sigaret. Selanjutnya diukur level sigma, stabilitas dan kapabilitas proses. Pada tahap analyze digunakan diagram sebab akibat untuk mencari penyebab kegagalan CTQ, kemudian dilakukan analisis kegagalan dengan tool FMEA (failure mode and effect analysis). Pada tahap akhir ditetapkan rencana perbaikan dan pengendalian proses untuk perusahaan. Hasil penelitian pada tahap define diperoleh CTQ kunci cacat lem, pada tahap measure diketahui level sigma sebesar 3.56 sigma. Kondisi proses tersebut kurang stabil apabila dilihat dari niali Cp dan Cpk. Pada tahap analyze diperoleh hasil bahwa faktor mesin yaitu heater dan nozzle diduga sebagai penyebab paling utama kegagalan. Pada tahap improve dan control diberikan usulan berupa jadwal miantenance dan pembuatan SOP (standard operasionel procedure) maintenance heater dan nozzle. Kata kunci : Six Sigma, Critical to Quality (CTQ), Cigarette maker machine, level sigma, FMEA, heater dan nozzle, SOP (standard operasional prosedure) xvi + 80halaman; 21gambar; 16 tabel; 6 lampiran Daftar Pustaka : 1(1995-2007)
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik