Penulis Utama : Heri Sunanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Profil Pengusaha Industri Batik Di Desa Pilang Dan Desa Kliwonan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen Tahun 2006
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2007
Kolasi : xvii, 80 Hal.
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan IPS-K.7402090-2007
Subyek : INDUSTRI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Profil pengusaha industri batik di Desa Pilang dan Desa Kliwonan Kecamatan Masaran. (2) Faktor-faktor yang menjadi penghambat bagi keberlangsungan industri batik di Desa Pilang dan Desa Kliwonan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah pengusaha industri batik di Desa Pilang dan Desa Kliwonan yang berjumlah 62 orang. Kemudian dari seluruh jumlah pengusaha industri batik diambil sampel sebanyak 30 orang. Untuk data pendukung yaitu tenaga kerja yang populasinya berjumlah 1.934 orang diambil sampel sebanyak 34 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Profil pengusaha industri batik di Desa Pilang dan Desa Kliwonan adalah sebagai berikut: sebagian besar pengusaha berumur antara 20 hingga 55 tahun sehingga mereka berada pada usia produktif penuh; dengan pendidikan yang dijalani sebagian besar pengusaha masih rendah yaitu Sekolah Dasar; pekerjaan industri batik bagi sebagian besar pengusaha dijadikan mata pencaharian pokok; industri batik yang diusahakan pengusaha sebagian besar telah berdiri selama 5 tahun hingga 20 tahun; asal modal sebanyak 60 % pengusaha mendapatkan dari pinjaman bank/pemerintah dan modal sendiri, 10 % mendapatkan modal dari pinjaman sanak keluarga dan modal sendiri dan sisanya sebanyak 30 % pengusaha menggunakan modal sendiri dalam proses produksi; produk yang dihasilkan oleh pengusaha paling banyak yaitu kain panjang, alasan pengusaha memproduksi kain panjang karena permintaan pasar lebih stabil dibandingkan produk yang lain; pemasaran hasil produksi sebagian besar pengusaha memasarkan ke Solo, Jogjakarta dan sekitarnya; dari usaha batik pengusaha mendapatkan pengahasilan yang tinggi yaitu sebanyak 63,33 % pengusaha berpenghasilan rata-rata lebih dari Rp. 1.000.000,00 per bulan. (2) Faktor penghambat bagi keberlangsungan industri batik di Desa Pilang dan Desa Kliwonan adalah faktor modal. Sebanyak 70 % pengusaha mengalami kesulitan dalam permodalan, dan faktor lain yang menghambat keberlangsungan industri batik yaitu masalah pemasaran hasil produksi, dari 30 pengusaha yang dijadikan responden terdapat 56,67 % pengusaha mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil produksinya. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku yang tidak diimbangi dengan harga jual hasil produksi.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.doc
BAB II.doc
BAB III.doc
BAB IV.doc
BAB V.doc
DAFTAR PUSTAKA.doc
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. M. Suwartono, M.Pd
2. Drs. Wakino, M.S.
Catatan Umum : 5277/2007
Fakultas : Fak. KIP