Penulis Utama : Asep Santoso
NIM / NIP : S501002036
× ABSTRAK Latar Belakang : Peran geometri femur proksimal pada prediksi fraktur femur proksimal telah banyak diteliti. Namun ukuran yang dipakai sebagai variabel pada penelitian-penelitian sebelumnya adalah ukuran aktual yang didapat dari foto rontgen polos pelvis anteroposterior. Ukuran aktual sangat dipengaruhi oleh magnifikasi yang dihasilkan dari variasi jarak teknik proses mengambilan foto rontgen. Untuk mengeliminasi faktor pembesaran, pada penelitian ini dilakukan studi komparasi variabel geometri femur proksimal dari Fraktur Collum Femur dan Fraktur Intertrochanter Femur dengan variabel berupa rasio dari ukuran-ukuran geometri femur proksimal. Metode : Penelitian ini merupakan Penelitian Observational Analitik Cross Sectional. Objek penelitian adalah 128 Foto rontgen Pelvis Anteroposterior dari pasien (Usia = 65 th) yang mengalami fraktur collum femur atau Fraktur Intertrochanter Femur. Pengukuran Geometri Femur Proksimal dilakukan dengan menggunakan software E-Film. Komparasi rasio-rasio geometri femur proksimal dan Neck Shaft Angle(NSA) dilakukan antara kelompok fraktur collum femur laki-laki (n: 32) dan fraktur intertrochanter laki-laki (n: 32) serta antara kelompok fraktur collum femur perempuan (n: 32) dan fraktur intertrochanter femur perempuan (n: 32). Uji statistik komparasi dilakukan dengan menggunakan t-test. Hasil penelitian : Pada kelompok laki-laki, rata-rata rasio NW/HAL pada kelompok fraktur Intertrochanter femur berbeda signifikan dibanding kelompok fraktur Collum femur ( 0, 29±0,01 vs 0,28±0,01, p 0,03). Sedangkan seluruh rasio geometri femur proksimal lainnya memiliki perbedaan yang tidak signifikan (p > 0,05). Pada pasien perempuan, rasio NW/HAL pada kelompok fraktur Collum Femur lebih kecil dibanding kelompok Fraktur Intertrochanter femur (0,27±0,01 vs 0,28±0,01, p 0,003). Selain itu, rasio TW/HAL pada kelompok fraktur Collum Femur juga lebih kecil dibanding kelompok Fraktur Intertrochanter femur (0,48±0,02 vs 0,50±0,02, p 0,004). NSA pada perempuan dengan fraktur Collum Femur berbeda signifikan dibanding perempuan dengan fraktur Intertrochanter Femur (129,43° vs 131,09°, p 0,007). Kesimpulan : Terdapat perbedaan rasio NW/HAL antara Fraktur Collum dan Fraktur Intertrochanter Femur baik pada pasien geriatri laki-laki maupun perempuan. Terdapat perbedaan NSA antara Fraktur Collum dan Intertrochanter Femur pada pasien geriatri Perempuan, namun tidak pada kelompok geriatri laki-laki.
×
Penulis Utama : Asep Santoso
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S501002036
Tahun : 2014
Judul : Studi Komparasi Gambaran Radiologi Geometri Femur Proksimal Antara Fraktur Collum Dan Intertrochanter Femur Pada Pasien Geriatri
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2014
Program Studi : S-2 Biomedik
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Kedokteran Keluarga-S501002036-2014
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr.Ismail Mariyanto, Sp.OT(K)
2. Prof .dr. Bhisma Murti, MPH, MSc,
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.