Penulis Utama : Laelen Apriani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Pengembangan Ekowisata Waduk Kedung Ombo Tahun 2004 Studi Kasus Di Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2007
Kolasi : xv, 90 hal
Sumber : UNS-FKIP NIM K5499027
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha pengembangan ekowisata Waduk Kedung Ombo dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam usaha pengembangan ekowisata. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif. Metode Deskriptif Kualitatif adalah data deskriptif yang dihasilkan berupa kata-kata tertulis atau lisan dengan orang atau peristiwa yang sedang diselidiki. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini dengan Purposive Sampling yaitu dengan menentukan nama orang yang dianggap tahu dan dapat dipercaya untuk menjadi informan yang mantap serta mengetahui permasalahan penelitian secara mendalam. Jumlah informan dibatasi dengan mempertimbangkan waktu, biaya, dan tenaga dalam pengumpulan data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menganalisa dokumen, wawancara dan studi lapangan. Jenis data yang dipergunakan adalah data primer dan sekunder. Data yang diperoleh tersebut dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian Pengembangan Ekowisata Waduk Kedung Ombo masih mengacu pada peraturan perundangan yang berkaitan dengan wisata alam dan konservasi. Hal ini terlihat dari belum adanya sertifikasi dalam kegiatan ekowisata di Waduk Kedung Ombo.Pengembangan ekowisata Waduk Kedung Ombo tidak hanya untuk masa sekarang tetapi untuk jangka panjang yang harus melibatkan peran serta pemerintah daerah.sektor swasta dan masyarakat lokal bagi kelestarian lingkungan. Untuk menciptakan ekowisata yang berkelanjutan di Waduk Kedung Ombo ini ada 6 prinsip dasar yang menjadi acuan dalam pengembangan ekowisata Waduk Kedung Ombo yaitu namun baru satu prinsip yang sudah terpenuhi yaitu Kegiatan wisata yang dilakukan memberikan dampak negatif paling minimal pada lingkungan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa 6 prinsip dasar pengembangan ekowisata belum menjadi prioritas utama pengembangan ekowisata Waduk Kedung Ombo. Faktor-faktor penghambat yang dapat menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan ekowisata di Waduk Kedung Ombo adalah Faktor struktural yaitu adanya tumpang tindih kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan pariwisata terutama ekowisata. .Faktor internal yaitu terbatasnya jumlah dan kualitas sumber daya manusia, terbatasnya transportasi dan sarana pendukung lainnnya dan minimnya informasi dan promosi wisatawan tentang ekowisata Waduk Kedung Ombo. Faktor eksternal yaitu kondisi keamanan, politik, ekonomi, dan kualitas dari perilaku pengunjung. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ekowisata di Waduk Kedung Ombo yaitu faktor fisik dan non fisik. Faktor fisik meliputi lokasi, iklim, air, sarana, dan prasarana. Faktor non fisik adalah penduduk setempat, wisatawan, interpretasi dan budaya.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. M. Suwartono, MPd
2. Drs. Djoko Subandriyo, MPd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP