Penulis Utama : Fitri Febrianti Ramadhan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0011095
Tahun : 2014
Judul : Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bit Merah (Beta Vulgaris L.)Terhadap Kerusakan Struktur Histologis Ginjal Mencit(Mus Musculus) Akibat Paparan Minyak Kelapa SawitPemanasan Berulang
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran Jur. Kedokteran-G.0011095-2014
Subyek : BIT MERAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar Belakang. Bit Merah (Beta vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman yang kaya antioksidan dan ditemukan pada pigmen betalain, ß-karoten, vitamin A, vitamin C, vitamin E, flavonoid, mineral Cu, Mn, Zn dan selenium. Penelitian ini bertujuan membuktikan apakah pemberian dan peningkatan dosis ekstrak etanol Bit Merah (Beta vulgaris L.) dapat memberi efek proteksi terhadap kerusakan struktur histologis ginjal mencit (Mus musculus) akibat paparan minyak kelapa sawit pemanasan berulang. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sampel berupa 30 ekor mencit jantan galur Swiss webster berusia 2-3 bulan dengan berat badan ± 20 gram. Sampel dibagi secara random dalam 5 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 6 mencit. Kelompok Kontrol normal (KKn) tanpa perlakuan apapun, hanya memperoleh akuades. Kelompok kedua merupakan Kelompok Paparan (KP) mendapatkan paparan minyak kelapa sawit pemanasan berulang peroral 0,06 ml/20 g BB mencit dan akuades setiap hari selama 14 hari. Mencit pada Kelompok Perlakuan (KP1, KP2, dan KP3) mendapatkan perlakuan ekstrak etanol Bit Merah dengan dosis masing-masing 5,6 ml/20 g BB, 11,2 ml/20 g BB, dan 22,4 ml/20 g BB dan 1 jam kemudian diberi paparan minyak kelapa sawit pemanasan berulang peroral 0,06 ml/20 g BB setiap hari selama 14 hari. Gambaran kerusakan histologis ginjal merupakan penjumlahan inti sel piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA kemudian dengan uji Post Hoc Multiple Comparisons. (a = 0,05) Hasil. Uji One-Way ANOVA didapatkan nilai p sebesar < 0.001 (p < 0.05). Nilai rerata tiap kelompok secara berturut-turut KKn (8,67±1,274), KP (44,63±1,313), KP1 (33,88±1,154), KP2 (22,75±1,700), dan KP3 (12,79±1,382). Hasil uji Post Hoc Multiple Comparisons bermakna antarkelompok. Beda rerata KP-KP1, KP1-KP2, dan KP2-KP3 berturut-turut 10,750; 11,125; and 9,958. Simpulan. Pemberian dan peningkatan dosis ekstrak etanol Bit Merah (Beta vulgaris L.) dapat memberi efek proteksi terhadap kerusakan struktur histologis ginjal mencit (Mus musculus) akibat paparan minyak kelapa sawit pemanasan berulang.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
IMAGE0037.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Muthmainah, dr., M.Kes.
2. Vitri Widyaningsih, dr., MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran