Penulis Utama : Yuniarni Astri Maharani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Uji Stabilitas Panas Dan Biodegradasi Biokomposit Limbah Polipropilena Dengan Pengisi Serbuk Bambu Menggunakan Koagen Divinil Benzena
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2009
Kolasi : xviii, 34 hal.
Sumber : UNS-FMIPA Jurusan Kimia NIM.M0302011
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Telah dilakukan uji stabilitas panas, uji daya penyerapan air dan biodegradasi terhadap empat jenis biokomposit dari limbah polipropilena (LPP) dengan serbuk bambu (SB), tanpa dan dengan divinil benzena (DVB). Ukuran partikel SB yang digunakan adalah 80 dan 150 mesh. Uji stabilitas panas dilakukan dalam oven pada suhu 140 ºC secara kontinyu dan dilakukan uji tekuk untuk menentukan waktu getasnya setiap 1 jam. Uji daya penyerapan air dilakukan mengikuti ASTM D 570-95 (1998) poin 7.1, yaitu dengan merendam biokomposit dalam akuades selama 24 jam. Uji biodegradasi biokomposit dilakukan dengan penguburan biokomposit dalam media tanah kebun, tanah sampah dan campuran tanah sampah dengan kotoran ternak (1:1, w/w) selama 4 x 30 hari. Monitoring perubahan berat dilakukan setiap 30 hari dan penyiraman dilakukan setiap hari Pengaruh pemanasan pada uji stabilitas panas mengakibatkan tercapainya waktu getas, perubahan struktur kimia biokomposit yang ditunjukkan dengan meningkatnya indeks karbonil serta terjadinya perubahan warna dan tekstur permukaan biokomposit. Dari empat jenis biokomposit, biokomposit LPP/AA/SB 150 mesh (8/2) dengan DVB mempunyai kestabilan panas tertinggi (waktu getas tertinggi). Pada uji biodegradasi, semua biokomposit terbiodegradasi, hal tersebut ditunjukkan dengan penurunan berat, penurunan indeks karbonil serta perubahan tekstur dan warna biokomposit. Biokomposit yang memiliki kemampuan terbiodegradasi tertinggi adalah biokomposit yang mempunyai daya penyerapan air tertinggi yaitu biokomposit LPP/AA/SB 80 mesh (8/2) yang menggunakan DVB. Media yang mempunyai kemampuan biodegradasi terbaik adalah media campuran tanah sampah dengan kotoran ternak (1:1, w/w) dibandingkan media tanah sampah dan tanah kebun. The stability of thermal, water absorption and biodegradation test had been carried out to four type biocomposites from polypropylene waste (PPw) with the bamboo powder (BP), with and without divinyl benzene (DVB). The particle size of bamboo powder (BP) used was 80 and 150 mesh. The thermal stability test in oven at 140 ºC continually and bend up test for determined the embrittlement time every 1 hours, were done. The water absorption follow the ASTM D 570- 95 (1998) poin 7.1, with immersed biocomposite in aquadest during 24 hours. Biodegradation test had been carried out with burial biocomposites in garden land, the garbage dump land and the mixture of garbage dump land and cattle waste (1:1, w/w) during 4x30 day. Monitoring the changed of weight were done every 30 day and watering had been carried out everyday. The effect of heat in thermal stability test caused reached of embrittlement time, the changed of chemistry structure which were shown by increased of carbonyl index, and the changed of colour and speciment surface. From the four type biocomposites, the biocomposite PPw/AA/BP 150 mesh (8/2) with DVB was found the highest thermal stability (the highest embrittlement time). In biodegradation test, all biocomposites were biodegradaded. It were shown by the decreased of weight and carbonyl index, and the changed of surface texture and colour of biocomposites. Biocomposites with the highest biodegradability was the biocomposite with the highest water absorption ability, PPw/AA/BP 80 mesh (8/2) using DVB. The best media of biodegradability was the mixture of garbage dump land and cattle waste (1:1, w/w) compared with the garbage dump land and the garden land. Key word : thermal stability test, water absorption test, biodegradation, biocomposite, polypropylene waste, bamboo powder,
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dra. Neng Sri Suharty, M.S., Ph.D
2. Desi Suci Handayani, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA