Penulis Utama : Gabriella Diandra Nurbianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0011098
Tahun : 2014
Judul : Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Disfungsi Ereksi Pada Karyawan Kantor Di Kecamatan Grogol, Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G.0011098-2014
Subyek : DISFUNGSI EREKSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar belakang. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan menetap untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk mencapai kepuasan seksual. Walaupun tidak berbahaya, namun disfungsi ereksi dapat memengaruhi kesehatan fisik dan psikososial dan mungkin menyebabkan dampak yang signifikan pada kualitas hidup penderita dan pasangannya. Aktivitas fisik merupakan faktor protektif untuk terjadinya ereksi yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan disfungsi ereksi pada karyawan kantor di Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Metode. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional, yang dilakukan di Kecamatan Grogol, Sukoharjo pada Mei-Juni 2014. Sampel berjumlah 40 orang pria berusia antara 30-50 tahun yang telah menikah lebih dari 2 tahun, memiliki minimal 1 anak, kondisi ekonomi baik, berpenghasilan cukup, riwayat pendidikan minimal Sekolah Menengah Pertama (SMP), bekerja sebagai karyawan kantor tetap, dan telah lulus screening Lie-scale Minnesota Multiphasic Personality Inventory (LMMPI) serta tidak merokok, tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dan atau tidak memiliki kelainan pada alat genital. Data dikumpulkan dari pengisian kuesioner. Data diuji secara statistik dengan uji hipotesis Chi Square, yang dilanjutkan dengan Uji Analisis Regresi Logistik Ganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel dengan mengontrol variabel perancu. Hasil. Dua puluh lima dari 40 subjek mempunyai aktivitas fisik tinggi, yang 21 subjek di antaranya tidak mengalami disfungsi ereksi sedangkan 4 subjek lainnya mengalami disfungsi ereksi. Sedangkan 15 subjek sisanya mempunyai aktivitas fisik rendah, yang 5 subjek di antaranya tidak mengalami disfungsi ereksi sedangkan 10 subjek lainnya mengalami disfungsi ereksi. Uji Analisis Regresi Logistik Ganda menunjukkan hasil nilai p = 0,049 dan Odds Ratio = 0,190. Kesimpulan. Ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan disfungsi ereksi pada Karyawan Kantor di Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Aktivitas fisik yang tinggi dapat menurunkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0029.JPG
Halaman Awal.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Mujosemedi Drs., M.Sc
2. Prof. Bhisma Murti, dr., MPH, M.Sc., Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran