Penulis Utama : Aprillya Nugraheni
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I1110006
Tahun : 2013
Judul : Perbandingan Hasil Prediksi Laju Erosi dengan Metode Usle,Musle,Rusle di Das Keduang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Teknik Jur. Teknik Sipil-I1110006-2013
Subyek : EROSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo merupakan salah satu DAS superprioritas di Indonesia yang segera memerlukan penanganan (Joko Sutrisno,2011). Kategori superprioritas diberikan dengan pertimbangan bahwa kondisi daerah aliran sungainya sudah memprihatinkan, terutama besarnya laju erosi yang cukup tinggi serta produktivitas lahan yang dinilai semakin menurun. Kondisi demikian terjadi baik di wilayah hulu maupun di hilir. DAS Keduang yang berlokasi di muara Sungai Keduang berada di dekat tempat pengambilan air (intake) bendungan Wonogiri, dinilai menyumbang sedimentasi terbesar yang akan sangat mengganggu operasional waduk. Selain menyebabkan sedimentasi, erosi juga akan menyebabkan berkurangnya ketebalan tanah (solum) dan berkurangnya tingkat kesuburan tanah di wilayah hulu. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan nilai laju erosi lahan berdasarkan peta tata guna lahan tahun 2001, mengetahui bagaimana perbandingan hasil perhitungan hasil erosi di DAS Keduang dengan menggunakan metode USLE, MUSLE, RUSLE dan perbandingan hasil prediksi dengan penelitian sebelumnya.

Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan secara garis besar dibagi menjadi 3 tahapan pelaksanaan sebagai berikut : pengumpulan data, analisa data, kesimpulan dan saran. Data yang digunakan berupa data curah hujan untuk jangka waktu 12 tahun. Peta yang digunakan adalah Peta Tanah, Peta Topografi dan Peta Tata Guna Lahan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur serta menggunakan data yang dimiliki Balai Penelitian Teknologi Kehutanan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Surakarta dan Jasa Tirta Wonogiri.

Hasil analisis kehilangan tanah dengan menggunakan metode USLE adalah 3.227.963,73 ton/th, metode MUSLE 4.391.623,44 ton/th dan RUSLE 6.909.830,72 ton/th. Laju erosi menggunakan metode USLE  sebesar 76,68 ton/ha/th,  metode MUSLE sebesar 104,32 ton/ha/th dan metode RUSLE sebesar 164,14 ton/ha/th dengan rasio perbandingan laju erosi ketiga metode sebesar  1 : 1,36 : 2,14 dan rasio perbandingan dengan penelitian sebelumya sebesar 1 : 0,94 : 0,96.

Watershed of Bengawan Solo is one superprioritas in Indonesia that requires immediate treatment (Joko Sutrisno, 2011). Superprioritas categories given on the basis that the condition of the river basin is concerned, especially the magnitude of the rate of erosion is high enough and the assessed land productivity decreases. Such conditions occur both upstream and downstream areas. Keduang watershed located at the mouth of the River Keduang near water points (intake) of dams. Sedimentation accounted for the largest assessed to be very disturbing reservoir operations. In addition to causing sedimentation, erosion will also cause a reduction in the thickness of the soil (solum) and reduced soil fertility levels in the upstream region. The purpose of this study is to get the value of the land erosion by the land use maps of Keduang Watershed in 2001 and determine the comparison of the erosion rate using USLE,MUSLE,RUSLE prediction method and with previous research.

This study uses quantitative and descriptive methods can be divided into 3 stages of implementation as follows: data collection, data analysis, conclusions and suggestions. The data used in the form of rainfall data for 12 years. The map used is Soil Map, Topography and Land Use Map. Data collected through  literature study and using data from the Forestry Technology Research Center of Watershed Management Surakarta and Jasa Tirta Wonogiri.

The results of analysis of soil loss using USLE method is 3,227,963.73 tons / yr, MUSLE method is 4.391.623,44 tons / yr and RUSLE method is 6,909,830.72 tons / yr. Erosion using USLE method is 76.68 tons / ha / yr, MUSLE method is 104.32tons / ha / yr and RUSLE method is 164.14 tons / ha / yr with a ratio of three methods for erosion rate 1 : 0,94 : 0,96 and 1 : 0,94 : 0,96 for previous research.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover .pdf
BAB 1 april.pdf
BAB 2 April.pdf
BAB 3 April.pdf
bab 4 April.pdf
BAB 5 April.pdf
5.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof.Dr.Ir. Sobriyah, MS
2. Ir. Susilowati, MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik