Penulis Utama : Dewi Nur Khotimah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0011071
Tahun : 2014
Judul : Perbedaan Efektivitas Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) Bentuk Granul dengan Abate dalam Menanggulangi Jentik-Jentik Nyamuk Aedes Aegypti L
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jurusan Kedokteran-G.0011071-2014
Subyek : AEDES AEGYPTI L
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar Belakang: Abatisasi dianggap cukup efektif untuk menanggulangi larva Aedes aegypti L. yang merupakan vektor Demam Berdarah Dengue. Penggunaan abate yang tidak tepat dosis dapat mengganggu kesehatan manusia dan penggunaan yang berkepanjangan bisa menimbulkan resistensi larva sehingga diperlukan larvasida alternatif pengganti abate. Granul ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) berpotensi sebagai larvasida alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas ekstrak Daun Pandan Wangi bentuk granul dengan abate dalam menanggulangi jentik-jentik Aedes aegypti L.
Metode: Studi ini menggunakan metode eksperimental kuasi dengan pendekatan the post test only control group design. Penelitian dilakukan pada September dan Oktober 2014 di B2P2VRP Salatiga dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditentukan. Teknik sampling yang digunakan adalah incidental sampling. Variabel bebas adalah abate dan granul ekstrak Daun Pandan Wangi, sedangkan variabel terikat adalah jumlah larva nyamuk Aedes aegypti L. instar III yang mati. Peneliti membandingkan dua kelompok berbeda yaitu granul Daun Pandan Wangi dengan berbagai konsentrasi dan abate. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dilanjutkan uji LSD dan Analisis Probit.
Hasil: Efektivitas granul ekstrak daun pandan wangi jauh lebih rendah daripada abate. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan signifikansi p < 0.01 (p < 0.05) yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada kematian jumlah larva antarkelompok perlakuan dan merupakan hubungan yang signifkan secara statistik. Hasil Uji LSD menunjukkan abate 1% berbeda signifkan dengan granul ekstrak Daun Pandan Wangi 1.5%, 3.5%, da 8%, sedangkan abate 1% tidak berbeda signifikan dengan granul ekstrak Daun Pandan Wangi 12.5% dan 17%. Hasil Analisis probit menunjukkan LC50 sebesar 7,007% dan LC99 sebesar 94.745%.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas ekstrak Daun Pandan Wangi bentuk granul dengan abate dalam menanggulangi jentik-jentik nyamuk Aedes ageypti L. 
Kata Kunci: Aedes aegypti L., granul ekstrak Daun Pandan Wangi, abate.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
13.jpg
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sutartinah Sri Handayani, Dra
2. Sri Haryati, Dra.,M.Kes
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran