Penulis Utama : Betti Widianingsih
NIM / NIP : S131208005
×

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggolongkan jenis tindak tutur
predicting yang terdapat pada kalimat dalam novel “The Serpent’s Shadow” karya Rick
Riordan, (2) mendeskripsikan teknik penerjemahan yang digunakan untuk
menerjemahkan kalimat yang mengandung tindak tutur predicting dan (3)
mendeskripsikan dampak teknik penerjemahan terhadap kualitas terjemahan kalimat
yang mengandung tindak tutur predicting yang ditemukan dalam novel “The Serpent’s
Shadow” dan novel terjemahannya dengan menggunakan instrumen penilaian
keakuratan (accuracy), keberterimaan (acceptibility), dan keterbacaan (readability).
Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data
penelitian ini adalah dokumen novel The Serpent’s Shadow karya Rick Riordan dan
novel terjemahannya yang diterjemahkan oleh Sujatrini Liza dan Rika Iffati Farihah,
yaitu sebanyak 142 data serta informan. Data diperoleh dari hasil kuesioner para rater
untuk menilai kualitas terjemahan yang meliputi aspek keakuratan, keberterimaan, dan
keterbacaan. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan metode dari Spradley
yang terdiri dari analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan tema
budaya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 142 kalimat yang mengandung
tindak tutur predicting dalam novel The Serpent’s Shadow terdiri dari 92 predictive
modality (64,8%), 39 habitual prediction (27,5%) dan 11 hypothetical prediction
(7,7%). Ada 11 teknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dengan
frekuensi sebanyak 305 kali, yaitu teknik harfiah, kompresi linguistik, modulasi,
peminjaman murni, reduksi, transposisi, amplifikasi linguistik, amplifikasi, peminjaman
alamiah, kesepadanan lazim, partikularisasi dan generalisasi.
Dari teknik yang digunakan, ditemukan 133 data kalimat (93,6%) dinyatakan
akurat, 9 data kalimat (6,4%) kurang akurat, 100 data kalimat (70,4%) berterima, 42
data kalimat (29,6%) kurang berterima, 121 data kalimat (85,2%) mempunyai tingkat
keterbacaan tinggi dan 21 data kalimat (14,8%) dengan tingkat keterbacaan sedang.
Teknik kesepadanan lazim merupakan teknik yang paling dominan digunakan untuk
menerjemahkan kalimat yang mengandung tindak tutur predicting meskipun beberapa
data lain yang dinyatakan akurat. Sehingga, kalimat-kalimat tersebut mengandung unsur
prediksi yang lemah atau bahkan menjadi jenis tindak tutur yang lain. Dengan
menggunakan instrumen penilaian kualitas terjemahan oleh Nababan (2012), maka
dihasilkan kualitas terjemahan kalimat yang mengandung tindak tutur predicting
tergolong berkualitas dengan hasil akhir 2,85.
Kata kunci : pragmatik, kalimat, tindak tutur predicting, teknik penerjemahan,
keakuratan, keberterimaan, keterbacaan
ABSTRACT
This study is aimed at (1) classifying the type of predicting speech act in
sentences on The Serpent’s Shadow Novel, (2) describing the translation techniques
used by translator in translating every sentences containing predicting speech act in
conversations on The Serpent’s Shadow Novel, and (3) describing the impact of
translation technique on the study in conversations on The Serpent’s Shadow and its
translations in terms of accuracy, acceptability, and readability
This study method is descriptive qualitative. The source of data in this study
is document of The Serpent’s Shadow Novel and its translations translated by Sujatrini
Liza and Rika Iffati Farihah and informant. There were 142 sentences containing
predicting speech act. The data were collected from rater questionnaires to measure the
translation quality including three aspects, such as accuracy, acceptability and
readability. The process of analysis used a model proposed by Spradley consisting of
domain analysis, taxonomy analysis, componential analysis and finding of cultural
theme.
The result of the study shows that 142 sentences containing predicting speech
act in conversations on The Serpent’s Shadow Novel consisting of 92 predictive
modality (64,8%), 39 habitual prediction (27,5%) and 11 hypothetical prediction
(7,7%). There were 11 translation techniques used to translate 142 sentences containing
predicting speech act with the frequency 305 times. The translation techniques used by
the translator were established equivalent, variation, pure borrowing, reduction,
modulation, transposition, linguistic compression, linguistic amplification,
amplification, naturalized borrowing and generalization.
From the applied techniques, 133 data (93,6%) were accurately translated, 9
data (6,4%) were less accurately translated. There were 100 data (70,4%) identified as
acceptable translation and 42 data (29,6%) were less acceptable. 121 data (85,2%) had
high readability and 21 data (14,8%) were less to understand. Established equivalent
was dominantly applied on sentences containing predicting speech act, though some
data were less accurately translation. Hence, those data had less predicting speech act or
even changed into the other type of speech act. By using the model of measuring the
translation quality proposed by Nababan (2012), the final score of translation quality
was 2,85.
Key words : pragmatic, sentence, predicting speech act, translation technique,
accuracy, acceptability, readability

×
Penulis Utama : Betti Widianingsih
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S131208005
Tahun : 2015
Judul : Analisis Terjemahan Kalimat yang Mengandung Tindak Tutur Predicting pada Percakapan dalam Novel “The Serpent’s Shadow” Karya Rick Riordan dan Kualitas Terjemahannya (Sebuah Kajian Terjemahan dengan Pendekatan Pragmatik)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Program Studi : S-2 Linguistik (Penerjemahan)
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Linguistik-S131208005-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. M.R. Nababan, M.Ed, M.A., Ph.D
2. Prof. Dr. Djatmika M.A.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.